Permainan dan Olahraga Bola Kecil Soft Ball

Permainan dan Olahraga Bola Kecil Soft Ball

  1. Hakikat softball

Softball adalah olahraga bola kecil beregu yang dimainkan setiap regunya terdiri dari 9 orang dengan teknik dasar lempar tangkap bola, memukul dan lari untuk menuju ke base. Olahraga ini berasal dari Amerika yang diperkenalkan oleh George Hancock. Permainannya ditentukan dengan 7 inning. Adapun yang dimaksud dengan inning adalah satu kali sebagai regu jaga dan satu kali sebagai regu pemukul.

Indonesia mempunyai atlet pria maupun Wanita yang berbakat seperti:

🧑‍✈️ Atlet Softball Putra Indonesia

  1. Gilang Ramadhan
    1. Pemain andalan tim nasional Indonesia, dikenal sebagai pitcher unggulan.
    1. Pernah memperkuat tim Indonesia di SEA Games.
  2. Donny Prasetyo
    1. Salah satu pemain senior di timnas putra.
    1. Berkontribusi dalam kemenangan Indonesia di berbagai ajang ASEAN.
  3. Rizki Pratama
    1. Pemain posisi catcher dan juga sering dipercaya sebagai kapten.
    1. Aktif membela klub-klub softball nasional dan tim nasional.

🧑‍🎓 Atlet Softball Putri Indonesia

  1. Ayu Fani Damayanti
    1. Selain dikenal di tenis, Ayu Fani juga sempat memperkuat tim softball pada tingkat sekolah olahraga di masa muda sebelum fokus di tenis.
  2. Indah Permata Sari
    1. Atlet muda berbakat yang tampil di SEA Games cabang softball putri.
  3. Tiara Lestari
    1. Berposisi sebagai shortstop, terkenal dengan kecepatan dan refleksnya.
    1. Membela tim softball Jawa Barat dan Timnas Putri.

Serta memiliki beberapa prestasi yakni

  • Tim softball Indonesia, baik putra maupun putri, rutin mengikuti SEA Games.
  • Tim putra pernah meraih medali perak dan perunggu dalam beberapa edisi SEA Games.
  • Beberapa pemain nasional juga aktif di PON dan liga softball antarklub nasional.
  • Teknik pemain pitcher
  • Melempar dengan ayunan atas

Cara melakukan:
1) Berdiri dengan posisi kaki kiri di depan mengarah pada sasaran dan kaki kanan di belakang. Pandangan ke arah sasaran.

2) Badan bertumpu pada kaki belakang (kaki kanan).

3) Tangan kanan yang memegang bola ke belakang.

4) Kaki belakang sedikit ditekuk, sedangkan kaki depan lurus sehingga posisi badan condong ke belakang.

5) Ayunkan lengan ke depan disertai dengan gerak memutar pinggang dan memindahkan berat badan ke depan.

6) Pada saat pelepasan bola disertai dengan lecutan pergelangan tangan untuk menambah dan mengontrol kecepatan laju bola.

 7) Lemparan diakhiri dengan gerakan lanjutan, yaitu memindahkan kaki belakang ke depan untuk menjaga keseimbangan dan posisi siap menjaga, dengan gerak lengan seolah-olah mengikuti gerak jalannya bola. Pandangan mengikuti arah bola

  • Melempar dengan ayunan samping

Cara melakukan:

1) Berdiri dengan kaki di depan terarah pada sasaran dan kaki kanan di belakang.

2) Kaki belakang (kaki kanan) sedikit ditekuk, sedangkan kaki depan (kaki kiri) lurus.

3) Tangan yang memegang bola ditarik ke belakang, sambil memindahkan berat badan ke kaki belakang, sementara pandangan ke arah sasaran.

4) Ayunkan lengan ke depan melalui samping badan, disertai dengan gerak memutar pinggang dan memindahkan berat badan ke depan.

 5) Pada saat melepaskan bola disertai dengan lecutan pergelangan tangan untuk menambah dan mengontrol kecepatan laju bola.

 6) Setelah bola lepas diikuti gerak lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan, pandangan mengikuti arah gerak bola.

C. Melempar bola dengan ayunan bawah

  Cara melakukan:

1) Berdiri dengan kaki belakang (kaki kanan) ditekuk agak rendah, sedangkan kaki kiri (kaki depan) lurus terarah pada sasaran.

2) Berat badan bertumpu pada kaki belakang dan pandangan ke arah sasaran.

3) Tangan yang memegang bola ditarik ke belakang, sambil memindahkan berat badan pada kaki belakang, pandangan ke arah sasaran.

4) Ayunkan lengan yang memegang bola ke depan, bersamaan dengan itu kedua lutut direndahkan dan disertai gerak memindahkan berat badan ke depan.

5) Lepaskan bola dengan arah datar menyusur atau menggelinding di tanah. 6) Pada saat pelepasan bola disertai dengan lecutan pergelangan tangan untuk menambah dan mengontrol kecepatan laju bola.

7) Setelah bola lepas diikuti gerak lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan. Pandangan mengikuti arah gerak bola.

  • Teknik pemain catcher

Catcher adalah pemain jaga yang posisinya berada di belakang home plate. Dia bertugas menangkap bola yang dilemparkan pitcher ke arah pemukul. Terutama bila bola tersebut tidak dipukul atau gagal dipukul atau terjadi foul strike. Bola-bola semacam itu harus dikuasai dengan baik dan secara langsung, terutama bila ada pelari-pelari di base. Hal ini untuk mencegah jangan sampai pelari-pelari tersebut dapat maju ke base berikutnya dengan mudah.

  • Teknik dasar memegang stik Ada tiga macam cara yang dapat dilakukan untuk memegang stick/tongkat, yaitu:

a. Pegangan panjang (bawah), yaitu tongkat/stick dipegang dekat bonggol (knop) untuk meningkatkan kekuatan pegangan dan menambah kekuatan pukulan.

b. Pegangan tengah, yaitu tongkat/stick dipegang pada posisi tangan bawah 2,5 cm atau 5 cm dari bonggol (knob) untuk memperoleh kekuatan dan akurasi.

c. Pegangan atas, yaitu tongkat/stick dipegang pada posisi tangan bawah diletakkan 7,5 atau 10 cm dari bonggol (knob) untuk mengurangi kekuatan dan untuk mendapatkan control

  • Teknik memukul dalam permainan softball

a. Sikap awal Berdiri di tempat pemukul dalam posisi rileks. Posisi kaki direnggangkan selebar bahu agar mudah untuk bergerak memukul bola, dengan kaki depan sedikit diputar. Ke arah pelambung. Badan sedikit condong ke belakang dengan berat badan pada kedua kaki.

b. Gerakan Kayu pemukul dipegang erat oleh kedua tangan. Bahu depan dan bahu belakang sejajar serta pandangan ke arah pelambung. Setelah bola dilemparkan, ayunkan tangan kayu pemukul dan timing yang tepat sesuai dengan datangnya bola. Menjelang kayu pemukul mengenai bola, lecutkan pergelangan tangan sampai kayu pemukul mengenai (impact) dengan bola.

c. Sikap akhir Setelah memukul bola badan melakukan gerak lanjutan ke arah pukulan searah jarum jalannya bola, diikuti dengan gerakan pivot (memutar) kaki belakang dan tumit terangkat serta memindahkan berat badan ke depan.

  • Teknik menangkap bola

Ada tiga teknik menangkap bola dalam permainan softball, yaitu:

a. Teknik menangkap bola lambung (catch fly ball).

 b. Teknik menangkap bola lurus (catch strike ball).

c. Teknik menangkap bola gulir (catch ground ball).

7. Sliding

Sliding adalah meluncurkan badan dalam rangka mencapai base.

Macam-macam sliding:

  1. Sliding lurus (straight leg slide)
  2. Segera setelah mendekati base (sekitar 2–3 meter), pindahkan berat badan ke belakang dan bersamaan dengan itu ayunkanlah salah satu kaki ke depan (ke arah base) kemudian diikuti oleh kaki yang lain.
  3. Pada saat meluncur seluruh badan menyentuh tanah kecuali kepala, kedua kaki diluruskan ke depan.
  4. Dengan kedua kaki tersebut pelari menyentuh base.
  5. Sliding mengait (hook slide)

1) Pelari tidak meluncur langsung ke arah base, akan tetapi sedikit ke arah samping (ke luar atau ke dalam).

2) Badan dibiarkan meluncur melewati base, kemudian dengan salah satu kaki yang dilipat tegak lurus ke belakang berusaha mengait base agar pelari tidak terlepas dari basenya. Kaki yang lain tetap diluruskan ke depan.

3) Kaki yang dilipat ke belakang untuk mengait base disesuaikan dengan situasi atau kebutuhan.

C. Sliding dengan kepala lebih dulu (head first slide)

1) Dengan menggunakan tolakan kaki yang kuat, badan dilemparkan ke depan sementara itu kedua lengan mengayun diluruskan ke depan untuk menyentuh base.

2) Pelari meluncur ke depan dengan kepala dan kedua lengan di depan.

8. Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi

Peraturan ke-1 Lapangan

Peraturan ke-2 Garis batas

Garis batas adalah yang menghubungkan tempat hinggap V dengan I dan IV serta sambungannya

Peraturan ke-3 Tempat hinggap

Tempat hinggap terbuat dari sabut atau bahan lainnya yang dibungkus dengan kain kanvas atau terpal sehingga menyerupai bantal. Tempat hinggap dapat juga menggunakan keset yang terbuat dari sabut kelapa. Tempat hinggap berukuran 40 cm × 40 cm.

Peraturan ke-5 Ruang pemukul

Permainan rounders tidak menggunakan ruang pemukul yang terbatas. Pemukul berdiri di samping tempat hinggap V sedemikian rupa, sehingga ia dapat memukul bola dengan mudah.

Peraturan ke-6 Bola

Bola yang dipergunakan untuk pertandingan terbuat dari ijuk atau sabut kepala yang dicampur dengan karet, dan lapisan luarnya dibungkus dengan kulit. Bila tidak ada bola semacam itu, dapat diganti dengan bola kasti. Berat bola antara 80 g sampai 100 g, sedangkan kelilingnya antara 19 cm sampai 22 cm.

Peraturan ke-7 Kayu pemukul

Kayu pemukul terbuat dari kayu dengan penampang berbentuk bulat. Panjang kayu tidak boleh melebihi 1 meter dan garis tengahnya tidak boleh melebihi 7 cm. tempat pemukul memegang kayu boleh dibalut, tetapi panjang balutannya tidak boleh lebih dari 46 cm.

Peraturan ke-8 Pemain

Softball dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri atas 12 orang pemain. Salah satu regu sebagai regu lapangan, sedangkan lainnya disebut sebagai regu pemukul.

Peraturan ke-9 Tempat regu lapangan

Pemain dari regu lapangan dapat berdiri sekehendaknya atau menurut petunjuk pemimpin regunya, kecuali pelambung yang harus berdiri pada tempat melambung dan penjaga di belakang tempat hinggap V (sebaiknya tempat ini dinyatakan dengan garis untuk menjaga keselamatan).

Peraturan ke-10 Tempat regu pemukul

Pemain dari regu pemukul berdiri di ruang bebas, sebelum pemian dimulai.

KESIMPULAN

Softball adalah olahraga bola kecil beregu yang berasal dari Amerika Serikat dan dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan 9 orang. Permainan berlangsung dalam 7 inning, di mana setiap regu bergantian menjadi regu pemukul dan regu penjaga.

Permainan ini melibatkan teknik dasar seperti melempar, menangkap, memukul bola, serta berlari menuju base. Pemain pitcher memiliki tiga teknik melempar: ayunan atas, samping, dan bawah, masing-masing dengan gerakan khas untuk mengontrol kecepatan dan arah bola. Sementara itu, catcher bertugas menangkap bola di belakang pemukul, terutama saat bola tidak berhasil dipukul.

Teknik memegang stik terdiri atas pegangan panjang, tengah, dan atas, disesuaikan dengan kekuatan dan kontrol pukulan. Teknik memukul bola dilakukan melalui serangkaian gerakan dari sikap awal, gerakan memukul, hingga sikap akhir. Bola dapat ditangkap dalam tiga cara: bola lambung, lurus, dan gulir. Untuk mencapai base dengan cepat dan aman, digunakan teknik sliding yang terdiri dari sliding lurus, mengait (hook slide), dan sliding kepala terlebih dahulu (head first).

Dalam permainan dengan aturan yang dimodifikasi, terdapat beberapa ketentuan terkait lapangan, garis batas, tempat hinggap, ruang pemukul, bola, kayu pemukul, serta jumlah pemain. Modifikasi ini bertujuan agar permainan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, terutama dalam konteks pendidikan jasmani di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *