
Permainan dan Olahraga Bola Besar
Pendahuluan
Sepak bola merupakan permainan beregu yang terdiri dari 11 pemain tiap timnya. Sedangkan untuk memenangkan sebuah permainan, suatu kesebelasan harus dapat menjaga gawangnya agar tidak kemasukan dan berusaha memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak mungkin. Untuk mencapai hal ini setiap pemain harus bisa mengombinasi serta mengoordinasi teknik-teknik dasar dalam sepak bola serta menetapkan strategi penyerangan maupun pertahanan yang baik.
Dalam permainan sepak bola keberhasilan suatu kesebelasan selain ditentukan oleh para pemain juga ditentukan oleh seorang pelatih ataupun arsitek yang menangani satu kesebelasan tersebut. Kiprah para atlet sepak bola selalu mengundang perhatian masyarakat di pelosok dunia, termasuk Indonesia. Sosok tokoh persepakbolaan Indonesia di antaranya putra kelahiran Makassar, 9 Februari 1949 yaitu Ronny Pattinasarani. Ronny merupakan pemain yang berkiprah di era tahun 70 sampai dengan 80-an, di mana saat itu sepak bola Indonesia menjadi salah satu kekuatan di Asia. Beliau dalam karir sepak bola beberapa kali menyandang pemain terbaik di tanah air dan pada tahun 1982 dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia.
Setahun kemudian Ronny meniti karir sebagai pelatih di tanah air, ada 7 klub yang pernah ditangani. Adapun prestasi saat menjadi pelatih bersama klub Petrokimia adalah mampu membawa ke puncak juara pada Surya Cup, Petro Cup, serta runner up Tugu Muda Cup. Beliau di kancah persepakbolaan nasional menjabat sebagai Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI, Wakil Ketua Komdis (2006), dan Tim Monitoring Timnas tahun 2007. Hal itu dikerjakan hingga salah satu putra terbaik Indonesia ini wafat pada tanggal 19 September 2008 dalam usia 59 tahun.
- Hakikat sepak bola
Sepak bola merupakan permainan beregu. Jika ingin memenangkan suatu pertandingan setiap pemain harus bisa melakukan koordinasi dan kombinasi teknik-teknik dasar menendang, menghentikan, menggiring, mengumpan, menyundul sesuai dengan ruang gerak kebutuhannya.
- Teknik dasar menendang bola
Menendang bola dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
a. Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam Pelaksanaannya adalah sebagai berikut. Berdiri dengan sikap melangkah, kaki yang berada di depan diletakkan di samping bola, sekaligus sebagai kaki tumpu. Badan agak tegak, lalu kaki yang digunakan untuk menendang adalah kaki belakang dengan pergelangan kaki menghadap keluar. Ayunkan kaki belakang ke depan mengenai bola dan dikenakan kaki bagian dalam, sedang sumber gerakan dari paha.
b. Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian luar Pelaksanaanya adalah sebagai berikut. Sikap melangkah, kaki yang berada di depan diletakkan di belakang bola, sekaligus sebagai kaki tumpu dan jari-jari menghadap depan. Sikap badan condong ke depan, kaki belakang menghadap serong dalam. Ayunkan kaki belakang ke arah bola, perkenakan bola dengan kaki bagian luar dan sumbu gerakkan dari pangkal paha.
- Latihan dasar menahan bola
Menahan bola dengan menggunakan kaki bagian dalam, pelaksanaannya adalah sebagai berikut. Sikap melangkah, kaki tumpu menghadap ke arah datangnya bola dan lutut ditekuk, serta diletakkan di belakang. Kaki yang digunakan untuk menghentikan bola diputar keluar sehingga kaki bagian dalam menghadap ke arah datangnya bola. Semula kaki yang digunakan untuk menghentikan bola digerakkan ke depan, saat menyentuh bola, kaki ditarik ke belakang dan bola dihentikan di samping kaki tumpu.
- Bentuk-bentuk latihan teknik terpadu
Teknik menggiring, mengoper, dan menahan operan bola dari teman, cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Dilakukan secara berpasangan/berkelompok.
b. Bola digiring menggunakan kaki bagian luar, dalam, atau punggung kaki.
c. Pada saat yang tepat bola ditendang pada sasaran baik itu operan teman maupun ke sasaran gawang
- Taktik formasi sepak bola
Untuk melakukan permainan sepak bola dan mendapatkan kemenangan, kalian harus mengetahui pola penyerangan dan pertahanan.
- Pola penyerangan
- Pola penyerangan 4 – 3 – 3 Pola penyerangan yang terdiri dari empat pemain belakang, tiga pemain tengah, dan tiga pemain depan. Pemain belakang terdiri atas bek kanan, dua poros halang, dan bek kiri. Tiga pemain tengah terdiri dari gelandang kiri, gelandang tengah, dan gelandang kanan. Sedang tiga pemain depan terdiri dari penyerang kiri, penyerang tengah, dan penyerang kanan.
- Pola penyerangan 4 – 2 – 4 Pola penyerangan ini terdiri atas empat pemain belakang, dua pemain tengah, dan empat pemain depan. Empat pemain belakang terdiri atas dua orang bek kanan dan bek kiri, libero, dan stopper. Dua pemain Tengah terdiri atas gelandang kanan dan gelandang kiri. Dan Adapun empat pemain depan terdiri atas dua orang yaitu penyerang sayap kanan luar serta kiri luar
- Pola pertahanan
- Pola pertahanan 4 – 3 – 3 Pola pertahanan yang terdiri dari empat pemain belakang, tiga pemain tengah, dan tiga pemain depan. Pemain belakang terdiri atas bek kanan, dua poros halang, dan bek kiri. Tiga pemain tengah terdiri atas gelandang kiri, gelandang tengah, dan gelandang kanan. Sedang tiga pemain depan terdiri atas penyerang kiri, penyerang tengah, dan penyerang kanan.
- Pola pertahanan 4 – 4 – 2 Pola pertahanan ini terdiri atas empat pemain belakang, empat pemain tengah, dan dua pemain depan. Pemain belakang terdiri atas bek kiri, bek kanan, libero, dan stopper. Empat pemain penghubung terdiri atas sayap kanan, gelandang bertahan, gelandang serang dan gelandang kiri. Adapun pemain depan terdiri atas dua orang penyerang.
- Pola pertahanan 5–3–2 Pola permainan ini terdiri atas dua pemain depan, tiga pemain tengah, dan lima pemain belakang. Dua pemain depan terdiri atas penyerang kanan dan penyerang kiri. Tiga pemain tengah penghubung terdiri atas gelandang kanan, gelandang tengah, dan gelandang kiri. Lima pemain belakang terdiri atas stopper, bek kanan luar, bek kanan dalam, bek kiri luar, dan bek kiri dalam.
- Peraturan permainan sepak bola
Peraturan permainan sepak bola yang dikeluarkan oleh FIFA (Federation of International Football Association) harus dijunjung tinggi oleh semua insan sepak bola, baik oleh pemain, pelatih, wasit maupun semua pendukung sepak bola.
a. Lapangan dan perlengkapan sepak bola
1) Bola
a) Bahan bola: kulit atau bahan sejenisnya.
b) Bentuk bola: bulat.
c) Berat bola: 396 – 453 gram.
d) Keliling lingkaran bola: 68 – 71 cm.
2) Lapangan sepak bola
a) Panjang lapangan: 100 – 110 m.
b) Lebar lapangan: 64 – 75 m.
c) Jari-jari lingkaran tengah: 9,15 m.
d) Luas daerah gawang: 18,35 × 5,5 m.
e) Luas daerah tendangan hukuman: 40,32 × 16,5 m.
f) Jarak titik tendangan hukuman (penalti) dari tiang gawang: 11 m.
g) Tinggi gawang: 2,44 m.
h) Lebar gawang: 7,32 m.
i) Diameter tiang dan palang gawang: 12 m.
- Pemain dan waktu
Pemain dan waktu dalam permainan sepak bola adalah sebagai berikut.
1) Jumlah pemain 11 orang dan harus memakai seragam.
2) Waktu 2 × 45 menit dan istirahat 15 menit.
- Ketentuan pemenang
Regu atau kesebelasan yang paling banyak memasukkan bola ke dalam gawang lawan dinyatakan sebagai pemenang.
- Waktu bermain
Selama permainan berlangsung, pemain tidak boleh meninggalkan lapangan tanpa izin wasit atau pemimpin pertandingan, kecuali:
1) Throw in.
2) Corner kick.
3) Terdorong keluar.
4) Membetulkan tali sepatu.
5) Menghindar dari perangkap off side.
- Peraturan permainan
1) Peraturan permulaan (Kick off) Pada permulaan permainan, diadakan undian oleh wasit kepada kedua kesebelasan. Kesebelasan yang menang undian boleh memilih gawang atau melakukan kick off. Kick off adalah tendangan permulaan yang dimulai dari titik tengah lapangan setelah wasit membunyikan peluit.
2) Peraturan ketika melempar bola ke dalam (throw in), antara lain sebagai berikut: waktu melempar kedua kaki menempel tanah dan berada di luar lapangan. Lemparan dalam tidak boleh membuat gol. Melempar harus dua tangan dan dari atas kepala. Tidak boleh melakukan gerak tipu. Pada lemparan dalam tidak ada off side.
3) Hukuman tembakan langsung diberikan apabila: menyepak atau mendorong lawan, menjatuhkan lawan, menerjang lawan secara kasar, memukul, mendorong, dan memegang lawan, menyentuh bola dengan tangan.
4) Hukuman tembakan tidak langsung, apabila mencoba menendang bola yang dipegang penjaga gawang, menghalangi lawan saat tidak menguasai bola, menerjang penjaga gawang, kiper menyentuh bola dengan tangan dari operan pemain regunya (back pass).
- Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi dengan memperhatikan kerja sama dan menghargai lawan/teman bertanding.
Cara melakukannya: Melakukan sepak bola di lapangan kecil dengan 6 pemain termasuk penjaga gawang setiap regunya. Lakukan teknik bermain secara benar dan dengan memperhatikan lebar lapangan yang ada.
- Perwasitan dalam sepak bola
Kewajiban wasit dalam memimpin pertandingan, meliputi sebagai berikut:
a. Menegakkan peraturan.
b. Mengeluarkan pelatih dari arena pertandingan jika dianggap melakukan kesalahan berat.
c. Membuat catatan tentang jalannya permainan.
d. Memiliki wewenang untuk menghentikan permainan.
e. Sejak masuk lapangan, memperingatkan pemain yang bersalah.
f. Tidak memperkenankan orang lain masuk lapangan.
g. Menghentikan permainan jika ada pemain yang cidera.
h. Mengeluarkan pemain dari lapangan jika melakukan kesalahan berat.
i. Memberi isyarat untuk memulai kembali permainan setelah dihentikan.
j. Menentukan bahwa bola yang disediakan untuk pertandingan memenuhi syarat
Hal yang harus diperhatikan oleh penjaga garis adalah sebagai berikut:
a. Membantu wasit utama di lapangan selama permainan.
b. Melaksanakan segala instruksi wasit.
c. Mengacungkan bendera ke atas jika pemain melakukan pelanggaran atau off side.
d. Jika wasit menerima isyarat, penjaga garis harus menunjukkan pelanggaran yang terjadi dan tempat terjadinya pelanggaran.
Kesimpulan
Sepak bola merupakan salah satu bentuk permainan dan olahraga bola besar yang sangat populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebagai permainan beregu yang terdiri dari 11 pemain dalam satu tim, sepak bola menuntut koordinasi, kerja sama, dan penguasaan teknik dasar yang baik, seperti menendang, menahan, menggiring, dan mengoper bola. Selain keterampilan individu, keberhasilan sebuah tim juga dipengaruhi oleh strategi permainan, baik dalam formasi penyerangan maupun pertahanan.
Tokoh-tokoh sepak bola nasional, seperti Ronny Pattinasarani, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih. Penghargaan dan prestasi yang diraihnya menunjukkan pentingnya dedikasi dan komitmen dalam membina olahraga nasional.
Dalam permainan sepak bola, aturan main yang dikeluarkan oleh FIFA menjadi pedoman utama yang harus dipatuhi oleh seluruh pemain, pelatih, dan wasit. Aturan tersebut mencakup standar lapangan, perlengkapan, jumlah pemain, durasi permainan, serta ketentuan dalam melakukan kick off, throw in, dan pelanggaran.
Selain itu, sepak bola juga dapat dimodifikasi untuk keperluan pembelajaran dan pelatihan, seperti bermain di lapangan kecil atau dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Hal ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, dan menghargai lawan dalam setiap pertandingan.
Peran wasit dan penjaga garis sangat penting dalam menjaga jalannya pertandingan agar berlangsung dengan adil dan tertib. Wasit bertugas menegakkan peraturan, memberikan sanksi jika diperlukan, dan memastikan bahwa permainan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Secara keseluruhan, sepak bola bukan hanya ajang kompetisi fisik, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pengembangan strategi, dan pendidikan nilai-nilai sosial yang positif. Melalui pembelajaran teknik, taktik, dan etika bermain, sepak bola menjadi media yang efektif dalam mendukung pembinaan mental dan fisik generasi muda.