{"id":31502,"date":"2025-06-17T15:25:08","date_gmt":"2025-06-17T08:25:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=31502"},"modified":"2025-06-17T15:25:09","modified_gmt":"2025-06-17T08:25:09","slug":"revolusi-infrastruktur-serat-optik-di-indonesia-membangun-fondasi-masa-depan-digital-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/revolusi-infrastruktur-serat-optik-di-indonesia-membangun-fondasi-masa-depan-digital-nusantara\/","title":{"rendered":"Revolusi Infrastruktur Serat Optik di Indonesia: Membangun Fondasi Masa Depan Digital Nusantara"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-31513\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1024w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530-300x168.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530-768x431.png?lossy=1&strip=1&webp=1 768w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-530-255x143.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pendahuluan: Jembatan Cahaya Menyatukan Kepulauan Terbesar<\/h3>\n\n\n\n<p>Indonesia, dengan identitasnya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang membentang di lebih dari 17.000 pulau, secara inheren menghadapi tantangan yang monumental dalam upaya membangun infrastruktur telekomunikasi yang tidak hanya merata, tetapi juga tangguh dan andal. Namun, di tengah lonjakan kebutuhan akan akses internet yang cepat dan stabil\u2014sebuah keniscayaan di era modern\u2014teknologi serat optik (fiber optic) telah muncul sebagai solusi utama, memegang kunci dalam mengakselerasi transformasi digital di seluruh penjuru negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia telah melangkah memasuki era konektivitas baru, didorong oleh revolusi infrastruktur serat optik. Transformasi ini tidak sekadar bertujuan untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang secara geografis terpencil, tetapi juga secara fundamental mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif, memajukan sektor pendidikan, dan meningkatkan kualitas layanan publik. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana revolusi ini telah terjadi, tantangan kompleks yang menyertainya, dampak signifikannya bagi masyarakat Indonesia, serta proyeksi ambisius untuk masa depan.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Serat Optik dan Mengapa Perannya Krusial?<\/h3>\n\n\n\n<p>Serat optik adalah inovasi transmisi data mutakhir yang menggunakan cahaya sebagai medium pembawa informasi. Cahaya ini dipancarkan melalui untaian kabel yang sangat tipis, terbuat dari material transparan seperti kaca murni atau plastik. Keunggulan fundamental serat optik yang membuatnya unggul dibandingkan kabel tembaga konvensional atau teknologi nirkabel adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecepatan Transmisi Data Tinggi: Mampu mengalirkan data hingga ratusan Gigabit per detik (Gbps), bahkan Terabit per detik, memungkinkan transfer informasi masif dalam waktu singkat.<\/li>\n\n\n\n<li>Latensi Rendah: Kinerja responsif yang optimal untuk aplikasi <em>real-time<\/em> seperti <em>video call<\/em> tanpa jeda, <em>cloud computing<\/em>, dan <em>online gaming<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Stabilitas dan Imunitas Gangguan: Sinyal cahaya kebal terhadap gangguan elektromagnetik, menghasilkan koneksi yang sangat stabil dan andal.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangkauan Transmisi Panjang: Mampu menjangkau ratusan kilometer tanpa kehilangan sinyal yang signifikan, mengurangi kebutuhan akan penguat dan mempermudah konektivitas jarak jauh.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Karena keunggulan ini, teknologi serat optik telah menjadi <strong>tulang punggung utama internet modern<\/strong>, khususnya untuk jaringan <em>backbone<\/em> nasional dan internasional yang mengalirkan data antarwilayah dan antarnegara.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kilas Balik Pembangunan Infrastruktur Serat Optik di Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p>Perjalanan pembangunan infrastruktur serat optik di Indonesia sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun 1990-an. Namun, akselerasi dan perkembangan signifikan baru benar-benar terasa dalam 15 tahun terakhir, didorong oleh beberapa faktor utama:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lonjakan Pengguna Internet: Peningkatan drastis jumlah penduduk yang melek internet.<\/li>\n\n\n\n<li>Permintaan Akses <em>Broadband<\/em> Tinggi: Kebutuhan akan kecepatan dan kapasitas internet yang terus meningkat.<\/li>\n\n\n\n<li>Masuknya Pemain <em>Over-The-Top<\/em> (OTT): Raksasa digital seperti Google, Facebook, dan Netflix memicu permintaan <em>bandwidth<\/em> masif.<\/li>\n\n\n\n<li>Program Pemerintah untuk Inklusi Digital: Upaya serius pemerintah dalam mengurangi kesenjangan digital.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Beberapa tonggak sejarah penting dalam revolusi ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>2005\u20132010: Periode investasi awal yang signifikan oleh Telkom dan beberapa penyedia layanan lainnya untuk membangun jaringan dasar.<\/li>\n\n\n\n<li>2015: Dicanangkannya proyek strategis nasional Palapa Ring, sebuah inisiatif ambisius untuk menyatukan seluruh Nusantara.<\/li>\n\n\n\n<li>2020\u2013Sekarang: Era akselerasi penetrasi <em>Fiber to The Home<\/em> (FTTH), di mana serat optik mulai menjangkau rumah-rumah dan perkantoran secara massal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Proyek Palapa Ring: Urat Nadi Revolusi Serat Optik Nasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Palapa Ring merupakan proyek mercusuar pemerintah Indonesia yang bertujuan membangun jaringan tulang punggung serat optik nasional secara komprehensif, menghubungkan seluruh 34 provinsi dan lebih dari 500 kabupaten\/kota di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Tiga Segmen Utama yang Menyatu<\/h4>\n\n\n\n<p>Proyek ini dibagi menjadi tiga segmen strategis untuk memastikan cakupan maksimal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Palapa Ring Barat: Menghubungkan wilayah Sumatera bagian utara, Kepulauan Riau, dan sebagian Kalimantan.<\/li>\n\n\n\n<li>Palapa Ring Tengah: Mencakup wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.<\/li>\n\n\n\n<li>Palapa Ring Timur: Segmen paling menantang yang menjangkau Papua, Maluku, dan wilayah paling terpencil di timur Indonesia.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Spesifikasi Teknis yang Ambisius<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Total Panjang Kabel: Mencapai sekitar 36.000 kilometer, sebuah jaringan yang membentang lebih panjang dari keliling bumi.<\/li>\n\n\n\n<li>Kapasitas: Dirancang untuk membawa data dengan kapasitas puluhan terabit per detik, dengan potensi peningkatan di masa depan.<\/li>\n\n\n\n<li>Teknologi: Berbasis pada teknologi 100 Gbps yang modern, dengan arsitektur yang mudah ditingkatkan (<em>scalable<\/em>).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Dampak Langsung dan Multidimensi<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menurunkan Biaya <em>Bandwidth<\/em>: Dengan meningkatnya kapasitas, biaya per <em>bit<\/em> data menjadi lebih terjangkau.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendorong Inklusi Operator Lokal: Memungkinkan operator telekomunikasi lokal dan <em>Internet Service Provider<\/em> (ISP) baru untuk menyediakan layanan <em>broadband<\/em> di daerah yang sebelumnya tidak terlayani.<\/li>\n\n\n\n<li>Digitalisasi Layanan Publik: Memfasilitasi implementasi layanan digital pemerintah (<em>e-government<\/em>) di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sinergi Pemerintah dan Swasta sebagai Kunci Revolusi<\/h3>\n\n\n\n<p>Keberhasilan revolusi infrastruktur serat optik di Indonesia adalah hasil kolaborasi erat antara sektor pemerintah dan swasta:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Peran Vital Pemerintah<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penyedia Kerangka Regulasi dan Insentif: Menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pengembangan infrastruktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Investasi Strategis: Mengalokasikan dana dan sumber daya melalui proyek-proyek strategis nasional seperti Palapa Ring.<\/li>\n\n\n\n<li>Penggerak Inklusi Digital: Menggalakkan program-program literasi digital, sekolah daring, <em>e-health<\/em>, dan <em>e-government<\/em> untuk memastikan masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur yang ada.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Kontribusi Signifikan Sektor Swasta<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Operator Telekomunikasi: Perusahaan besar seperti Telkom, Biznet, MyRepublic, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata secara agresif memperluas jaringan FTTH mereka hingga ke rumah-rumah pelanggan di perkotaan dan sebagian pedesaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Raksasa Digital Global: Pemain kelas dunia seperti Google dan Meta (Facebook) ikut berinvestasi dan membangun kabel bawah laut internasional (<em>Echo Cable<\/em> dan <em>Bifrost<\/em>) yang mendarat di Indonesia, semakin memperkuat koneksi negara ke dunia.<\/li>\n\n\n\n<li>ISP Lokal: Pertumbuhan pesat ISP lokal di daerah-daerah menunjukkan dampak positif dari ketersediaan <em>backbone<\/em> serat optik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dampak Transformasional Infrastruktur Serat Optik terhadap Kehidupan Masyarakat<\/h3>\n\n\n\n<p>Pembangunan infrastruktur serat optik membawa dampak yang luas dan mendalam pada berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Edukasi yang Lebih Merata<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Akses Pendidikan Daring: Meningkat drastis, terutama terbukti krusial selama pandemi COVID-19.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekolah di Daerah: Mampu mengakses konten pendidikan global, materi pembelajaran interaktif, dan mengikuti tren pendidikan terkini.<\/li>\n\n\n\n<li>Platform Belajar Daring: Baik lokal maupun internasional, berkembang pesat seiring ketersediaan internet cepat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Katalisator Ekonomi Lokal dan Nasional<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>UMKM (<em>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah<\/em>): Memiliki akses ke <em>e-commerce<\/em> dan pasar global, memperluas jangkauan bisnis mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Pekerjaan Berbasis Digital: Pertumbuhan pesat <em>freelancer<\/em>, <em>startup<\/em>, dan <em>content creator<\/em> didorong oleh konektivitas.<\/li>\n\n\n\n<li>Investasi Pusat Data: Meningkat seiring jaminan koneksi yang stabil dan berkecepatan tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Peningkatan Layanan Publik<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>E-government<\/em>: Pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.<\/li>\n\n\n\n<li><em>E-health<\/em>: Memungkinkan konsultasi dan monitoring pasien secara daring, meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah terpencil.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Smart City<\/em>: Mendorong integrasi CCTV, sensor, dan layanan kota berbasis internet untuk efisiensi perkotaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Tantangan yang Mengiringi Pembangunan dan Pemanfaatan Serat Optik<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun kemajuan telah dicapai, tantangan besar masih menunggu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Geografi dan Medan Ekstrem<\/h4>\n\n\n\n<p>Indonesia dengan lautan luas dan pegunungan terjal membuat pemasangan kabel sangat mahal dan kompleks. Masih banyak desa di pelosok yang sulit dijangkau.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Biaya dan Skema Investasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Operator swasta cenderung fokus pada wilayah urban yang lebih menguntungkan, sementara daerah terpencil sering kurang diminati tanpa skema subsidi atau insentif yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Pemeliharaan dan Keamanan Jaringan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gangguan Alam: Rentan terhadap tanah longsor, banjir, dan gempa bumi.<\/li>\n\n\n\n<li>Aktivitas Manusia: Masalah pencurian kabel dan vandalisme masih menjadi ancaman serius.<\/li>\n\n\n\n<li>Keterbatasan SDM: Minimnya tenaga teknis terlatih di daerah terpencil untuk pemeliharaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Kesenjangan Digital yang Persisten<\/h4>\n\n\n\n<p>Meskipun infrastruktur kabel tersedia, kesenjangan masih ada dalam kepemilikan perangkat dan literasi digital masyarakat, terutama di kalangan kelompok sosial-ekonomi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Studi Kasus: Transformasi Digital di Berbagai Wilayah<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jayapura, Papua: Setelah Palapa Ring Timur aktif, Jayapura mengalami lonjakan signifikan dalam koneksi internet. Yang sebelumnya lambat dan mahal, kini dapat digunakan untuk pendidikan daring, layanan kesehatan, dan pertumbuhan bisnis digital.<\/li>\n\n\n\n<li>Surabaya dan Bandung: Kedua kota ini menjadi contoh pionir <em>smart city<\/em> berkat infrastruktur serat optik yang kuat, memungkinkan integrasi CCTV <em>real-time<\/em>, monitoring lalu lintas, dan layanan publik yang cerdas.<\/li>\n\n\n\n<li>Batam: Karena kedekatan geografisnya dengan Singapura, Batam telah memposisikan diri sebagai lokasi strategis untuk pusat data regional dan <em>gateway<\/em> penting bagi kabel bawah laut internasional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Proyeksi Masa Depan Infrastruktur Serat Optik di Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p>Indonesia memiliki visi ambisius untuk masa depan infrastruktur serat optiknya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Fiberisasi Nasional yang Menyeluruh<\/h4>\n\n\n\n<p>Transformasi <em>backhaul<\/em> BTS 4G\/5G dari <em>microwave<\/em> ke serat optik akan terus berlanjut untuk kualitas yang lebih tinggi. Proyeksi menunjukkan bahwa lebih dari 80% BTS akan terhubung ke fiber dalam lima tahun ke depan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Peningkatan Penetasi FTTH<\/h4>\n\n\n\n<p>Operator akan terus memperluas layanan FTTH ke kompleks perumahan dan daerah-daerah baru, didorong oleh persaingan harga yang membuat layanan semakin terjangkau bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Indonesia sebagai <em>Hub<\/em> Pusat Data Regional<\/h4>\n\n\n\n<p>Dengan konektivitas serat optik yang stabil dan masif, Indonesia diproyeksikan menjadi <em>hub<\/em> pusat data dan <em>cloud<\/em> utama di Asia Tenggara, menarik investasi global.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Penguatan Kolaborasi Internasional<\/h4>\n\n\n\n<p>Proyek kabel bawah laut internasional seperti Bifrost (kolaborasi antara Google, Telkom, dan Meta) dan Echo Cable akan semakin memperkuat koneksi Indonesia ke jaringan global.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Serat Optik dalam Visi Indonesia Digital 2045<\/h3>\n\n\n\n<p>Indonesia menargetkan menjadi negara maju pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan. Fondasi digital yang kokoh adalah prasyarat mutlak. Serat optik akan berperan fundamental dalam mewujudkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ekonomi berbasis data dan AI: Mendukung inovasi dan pertumbuhan di sektor-sektor ini.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Smart agriculture<\/em> dan <em>smart village<\/em>: Meningkatkan produktivitas di sektor pertanian dan kualitas hidup di pedesaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Layanan kesehatan dan pendidikan jarak jauh: Memastikan akses yang setara dan berkualitas bagi seluruh penduduk.<\/li>\n\n\n\n<li>Digitalisasi industri dan logistik: Meningkatkan efisiensi dan daya saing.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan pemerataan konektivitas yang didukung oleh serat optik, potensi 270 juta penduduk Indonesia dapat dioptimalkan secara produktif, mendorong kemajuan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan: Membangun Indonesia Lebih Terhubung dengan Cahaya<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Revolusi infrastruktur serat optik di Indonesia<\/strong> adalah sebuah langkah strategis yang fundamental dalam membangun fondasi bangsa berbasis digital. Meskipun menghadapi tantangan geografis dan sosial-ekonomi yang tidak kecil, kemajuan luar biasa yang telah dicapai dalam satu dekade terakhir menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah dan sektor swasta.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/ejournal.itn.ac.id\/index.php\/jati\/article\/download\/12280\/7096\/#:~:text=Teknologi%20fiber%20optik%20telah%20menjadi,mendukung%20transformasi%20digital%2C%20termasuk%20penerapan\">[1]<\/a><a href=\"https:\/\/dct.co.id\/news\/sejarah-perkembangan-fiber-optik-indonesia\/#:~:text=kota%2Dkota%20besar.-,2.,terpencil%20dan%20pulau%2Dpulau%20terluar.\">[2]<\/a><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/fitrianurhasanah4886\/65faadd3c57afb720c4f67f3\/peran-fiber-optik-di-era-revolusi-industri-5-o\">[3]<\/a><a href=\"https:\/\/csirt.teknokrat.ac.id\/manfaat-fiber-optik-bagi-industri-telekomunikasi-di-era-digital\/#:~:text=Selain%20kecepatan%2C%20fiber%20optik%20juga,cenderung%20lebih%20stabil%20dan%20efisien.\">[4]<\/a><a href=\"https:\/\/news.bsi.ac.id\/opini-dosen\/terdepan-dengan-koneksi-fiber-optic-masa-depan-internet-yang-cepat-dan-stabil\/#:~:text=Kecepatan%20fiber%20optic%20juga%20mendukung,menawarkan%20stabilitas%20yang%20lebih%20tinggi.\">[5]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan: Jembatan Cahaya Menyatukan Kepulauan Terbesar Indonesia, dengan identitasnya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang membentang di lebih dari 17.000 pulau, secara inheren menghadapi tantangan yang monumental dalam upaya membangun infrastruktur telekomunikasi yang tidak hanya merata, tetapi juga tangguh dan andal. Namun, di tengah lonjakan kebutuhan akan akses internet yang cepat dan stabil\u2014sebuah keniscayaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"class_list":["post-31502","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31502"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31515,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31502\/revisions\/31515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}