{"id":29673,"date":"2025-06-02T16:22:21","date_gmt":"2025-06-02T09:22:21","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=29673"},"modified":"2025-06-02T16:22:22","modified_gmt":"2025-06-02T09:22:22","slug":"bahaya-menggunakan-wi-fi-publik-tanpa-perlindungan-ini-tips-aman-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/bahaya-menggunakan-wi-fi-publik-tanpa-perlindungan-ini-tips-aman-nya\/","title":{"rendered":"Bahaya Menggunakan Wi-Fi Publik Tanpa Perlindungan, Ini Tips Aman-nya!"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/inforadar.disway.id\/upload\/b75b025f9de6794edf5a3b54b1a9f4c4.png\" alt=\"Apakah Bahaya Menggunakan WiFi Publik? Ini 5 Cara Aman untuk Melindungi ...\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:3594fbd4-bf20-4e6a-b86a-0cc38ac0a4e8:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Di era digital yang serba terhubung, akses internet menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Salah satu cara paling praktis untuk tetap terkoneksi di berbagai tempat adalah dengan menggunakan <strong>Wi-Fi publik<\/strong>, yang tersedia di <strong>kafe, bandara, pusat perbelanjaan, hotel, taman kota, dan berbagai ruang publik lainnya<\/strong>. Wi-Fi publik memungkinkan pengguna untuk <strong>mengakses internet secara gratis atau dengan biaya minimal<\/strong>, sehingga menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin tetap produktif saat bepergian.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, di balik kemudahan ini, <strong>tersimpan risiko keamanan yang serius<\/strong>. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa Wi-Fi publik sering kali tidak memiliki perlindungan yang memadai, membuatnya <strong>rentan terhadap serangan siber<\/strong>. Peretas dapat <strong>mencuri data pribadi, mengakses informasi keuangan<\/strong>, atau bahkan <strong>mengambil alih identitas digital<\/strong> seseorang melalui jaringan yang tidak aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut laporan <strong>Kaspersky (2023)<\/strong>, <strong>52% serangan siber di Asia Tenggara<\/strong> terjadi melalui jaringan Wi-Fi publik. Serangan ini mencakup <strong>pencurian data pribadi<\/strong>, <strong>akses ilegal ke rekening bank<\/strong>, hingga <strong>pengambilalihan akun media sosial dan email<\/strong>. Di Indonesia, kasus peretasan melalui Wi-Fi publik telah meningkat <strong>30% sejak pandemi<\/strong>, dengan kota-kota besar seperti <strong>Jakarta dan Bali<\/strong> menjadi lokasi dengan angka kejadian tertinggi. Semakin banyak individu dan organisasi yang menjadi target serangan, terutama mereka yang sering mengakses <strong>Wi-Fi publik tanpa perlindungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Wi-Fi publik yang tidak dilindungi membuka celah bagi berbagai metode serangan siber, termasuk <strong>Man-in-the-Middle (MitM) attacks<\/strong>, <strong>hotspot palsu (Evil Twin Attack)<\/strong>, <strong>pencurian data melalui packet sniffing<\/strong>, dan <strong>serangan malware yang menyusup ke perangkat pengguna tanpa disadari<\/strong>. Meskipun pengguna sering kali menganggap bahwa mereka hanya &#8220;sekadar browsing&#8221;, kenyataannya setiap aktivitas online yang dilakukan melalui jaringan publik\u2014termasuk <strong>login ke akun media sosial, melakukan transaksi online, atau mengakses data pekerjaan<\/strong>\u2014dapat menjadi sasaran eksploitasi jika tidak ada langkah perlindungan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas <strong>risiko utama dari penggunaan Wi-Fi publik tanpa proteksi<\/strong>, serta <strong>tips praktis<\/strong> yang dapat membantu pengguna menjaga keamanan digital mereka. Dengan memahami ancaman yang ada dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, kita dapat tetap menikmati <strong>akses internet gratis<\/strong> dengan keamanan yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Wi-Fi Publik Berbahaya?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"597\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69-1024x597.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-29674\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69-1024x597.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1024w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69-300x175.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69-768x448.png?lossy=1&strip=1&webp=1 768w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69-255x149.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-69.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Wi-Fi publik sering kali tidak memiliki <strong>enkripsi yang kuat<\/strong>, atau bahkan tidak dienkripsi sama sekali. Banyak jaringan publik masih menggunakan protokol keamanan lama seperti <strong>WEP (Wired Equivalent Privacy) atau WPA (Wi-Fi Protected Access)<\/strong>, yang sudah diketahui memiliki kelemahan serius dan mudah diretas. Akibatnya, peretas dapat dengan mudah menyusup ke jaringan dan mencuri data pengguna tanpa disadari.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah <strong>6 ancaman utama<\/strong> yang perlu diwaspadai saat menggunakan Wi-Fi publik:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Serangan <em>Man-in-the-Middle (MITM)<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:58a00a4a-69f9-4acb-987a-d464bc29e45f:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Serangan <strong>Man-in-the-Middle (MITM)<\/strong> terjadi ketika peretas menyisipkan diri di antara perangkat pengguna dan router Wi-Fi, memungkinkan mereka untuk <strong>menyadap semua data yang dikirimkan<\/strong>. Dalam skenario ini, pengguna mungkin tidak menyadari bahwa komunikasi mereka telah diintersepsi, karena peretas bertindak sebagai perantara yang diam-diam mengumpulkan informasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Serangan MITM Bekerja?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saat pengguna terhubung ke Wi-Fi publik dan mengakses situs web atau aplikasi, data yang dikirimkan antara perangkat dan server dapat dicegat oleh peretas.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika pengguna memasukkan <strong>username dan password<\/strong>, peretas dapat mencurinya dan menggunakannya untuk masuk ke akun korban.<\/li>\n\n\n\n<li>Serangan ini sering kali terjadi di jaringan yang tidak memiliki <strong>enkripsi yang kuat<\/strong>, sehingga data dapat dengan mudah diakses oleh pihak yang tidak berwenang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Kasus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada <strong>2022<\/strong>, seorang turis asing di <strong>Bali<\/strong> menjadi korban pencurian data kartu kredit setelah menggunakan <strong>Wi-Fi hotel yang tidak aman<\/strong>. Peretas berhasil menyusup ke jaringan dan mencuri informasi pembayaran yang digunakan oleh korban saat melakukan transaksi online.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. <em>Packet Sniffing<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:99c78484-cf5b-4564-97ea-b045507fd316:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Packet sniffing<\/strong> adalah teknik yang digunakan oleh peretas untuk <strong>menangkap dan menganalisis paket data<\/strong> yang mengalir di jaringan Wi-Fi publik. Dengan menggunakan alat seperti <strong>Wireshark<\/strong>, peretas dapat melihat informasi yang dikirimkan oleh pengguna, termasuk <strong>pesan teks, email, dan kredensial login<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Packet Sniffing Berbahaya?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika pengguna mengakses situs web tanpa <strong>HTTPS<\/strong>, data yang dikirimkan tidak dienkripsi dan dapat dengan mudah dibaca oleh peretas.<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi sensitif seperti <strong>nomor kartu kredit, kata sandi, dan data pribadi<\/strong> dapat dicuri dan digunakan untuk tujuan jahat.<\/li>\n\n\n\n<li>Peretas dapat mengumpulkan data dalam jumlah besar dan menjualnya di <strong>dark web<\/strong> untuk keuntungan finansial.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. <em>Malware Distribution<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:e78b9b96-48a9-4c3f-8f13-0b97ab3365f1:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Wi-Fi publik sering digunakan oleh peretas untuk <strong>menyebarkan malware<\/strong> ke perangkat pengguna. Malware dapat masuk ke perangkat melalui berbagai cara, termasuk <strong>file yang diunduh, iklan palsu (<em>malvertising<\/em>), atau aplikasi yang terinfeksi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Malware Menyebar di Wi-Fi Publik?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Peretas dapat menyisipkan <strong>virus atau spyware<\/strong> ke dalam file yang diunduh oleh pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li>Iklan palsu yang muncul saat browsing dapat mengarahkan pengguna ke situs berbahaya yang menginstal malware secara otomatis.<\/li>\n\n\n\n<li>Beberapa peretas menggunakan <strong>exploit kits<\/strong>, yaitu perangkat lunak yang mencari celah keamanan di perangkat pengguna dan menginstal malware tanpa sepengetahuan mereka.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. <em>Evil Twin Attack<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:8483c6cd-9fc1-47f7-98ed-84b141acf882:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam serangan <strong>Evil Twin Attack<\/strong>, peretas membuat <strong>hotspot Wi-Fi palsu<\/strong> dengan nama yang mirip dengan jaringan resmi. Tujuannya adalah untuk <strong>menipu pengguna agar terhubung ke jaringan palsu<\/strong>, sehingga semua aktivitas mereka dapat diawasi dan data mereka dicuri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Evil Twin Attack Bekerja?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Peretas membuat jaringan dengan nama yang hampir identik dengan hotspot asli, misalnya <strong>&#8220;Starbucks_Guest&#8221; vs &#8220;Starbucks_Free&#8221;<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Saat pengguna terhubung ke jaringan palsu, semua data yang dikirimkan dapat disadap oleh peretas.<\/li>\n\n\n\n<li>Peretas dapat mengarahkan pengguna ke <strong>situs web palsu<\/strong> yang meminta mereka untuk memasukkan kredensial login, yang kemudian dicuri.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Studi Kasus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada <strong>2021<\/strong>, di <strong>Jakarta<\/strong>, jaringan palsu bernama <strong>&#8220;MallKelapaGading_Free&#8221;<\/strong> digunakan oleh peretas untuk mencuri data pengunjung mal. Banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa mereka telah terhubung ke jaringan palsu dan memasukkan informasi pribadi mereka tanpa perlindungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. <em>Session Hijacking<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:43baa81f-a87c-44fc-92ac-2bded0956b59:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Session hijacking<\/strong> adalah teknik di mana peretas mencuri <strong>session cookies<\/strong> dari pengguna saat mereka mengakses situs web seperti <strong>e-commerce atau internet banking<\/strong>. Dengan session cookies ini, peretas dapat <strong>masuk ke akun korban tanpa perlu memasukkan kata sandi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Session Hijacking Terjadi?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saat pengguna login ke situs web, server mengirimkan <strong>session cookies<\/strong> untuk menjaga pengguna tetap masuk.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika peretas berhasil mencuri cookies ini, mereka dapat menggunakannya untuk <strong>mengakses akun korban tanpa perlu mengetahui kata sandi<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Serangan ini sering terjadi di <strong>Wi-Fi publik<\/strong>, di mana data yang dikirimkan tidak selalu dienkripsi dengan baik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. <em>Phishing via Wi-Fi<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:8c6a6aa8-24d7-4fc2-9cb4-a26d1a5eedd2:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Phishing adalah metode yang digunakan oleh peretas untuk <strong>menipu pengguna agar memasukkan informasi pribadi mereka ke situs web palsu<\/strong>. Dalam konteks Wi-Fi publik, peretas sering kali mengarahkan pengguna ke <strong>halaman login palsu<\/strong> yang menyerupai situs resmi, seperti <strong>Google atau Facebook<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Phishing via Wi-Fi Bekerja?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saat pengguna terhubung ke Wi-Fi publik, mereka mungkin diarahkan ke <strong>halaman login palsu<\/strong> yang meminta mereka untuk memasukkan kredensial akun mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah pengguna memasukkan informasi login, data tersebut dikirim langsung ke peretas.<\/li>\n\n\n\n<li>Peretas kemudian dapat menggunakan informasi ini untuk <strong>mengakses akun korban, mencuri data, atau melakukan penipuan finansial<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.dewaweb.com\/blog\/tips-aman-menggunakan-wifi-publik\/\">Kenali Bahaya WiFi Publik dan 7 Tips Aman Menggunakannya<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/jurnalsecurity.com\/bahaya-menggunakan-wifi-publik-kenali-risiko-dan-cara-melindungi-diri\/\">Bahaya Menggunakan WiFi Publik: Kenali Risiko dan Cara Melindungi Diri<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.primacs.co.id\/post\/risiko-dan-bahaya-wifi-publik\">Risiko dan Bahaya WiFi Publik<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7 Tips Aman Menggunakan Wi-Fi Publik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-70.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"636\" height=\"245\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-70.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-29676 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-70.png?lossy=1&strip=1&webp=1 636w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-70-300x116.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-70-255x98.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 636px) 100vw, 636px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 636px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 636\/245;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Menggunakan Wi-Fi publik memang praktis, tetapi tanpa perlindungan yang memadai, pengguna bisa menjadi target empuk bagi peretas. Berikut adalah penjelasan lebih panjang mengenai <strong>7 tips aman<\/strong> yang dapat membantu Anda tetap terlindungi saat berselancar di internet melalui jaringan publik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Gunakan VPN (<em>Virtual Private Network<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:36d4996b-8bf6-4d61-92f5-34b3bdc9e1c3:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>VPN adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi data saat menggunakan Wi-Fi publik. VPN bekerja dengan <strong>mengenkripsi semua lalu lintas data<\/strong> antara perangkat dan server tujuan, sehingga peretas tidak dapat membaca atau menyadap informasi yang dikirimkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa VPN Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menyembunyikan alamat IP<\/strong> \u2192 VPN menggantikan alamat IP asli dengan alamat dari server VPN, sehingga aktivitas online lebih sulit dilacak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengenkripsi data<\/strong> \u2192 Semua informasi yang dikirimkan melalui VPN dienkripsi, sehingga tidak dapat diakses oleh pihak ketiga.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menghindari pembatasan geografis<\/strong> \u2192 VPN memungkinkan pengguna mengakses konten yang diblokir di wilayah tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Memilih VPN yang Aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat memilih VPN, pastikan layanan tersebut memiliki:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kebijakan <em>no-logs<\/em><\/strong> \u2192 VPN yang tidak menyimpan riwayat aktivitas pengguna lebih aman.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Protokol modern<\/strong> \u2192 Gunakan VPN dengan protokol seperti <strong>WireGuard atau OpenVPN<\/strong> untuk keamanan maksimal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Server di negara dengan perlindungan privasi kuat<\/strong> \u2192 Negara seperti <strong>Swiss dan Panama<\/strong> memiliki regulasi ketat terkait privasi data.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rekomendasi VPN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa VPN yang direkomendasikan untuk keamanan saat menggunakan Wi-Fi publik adalah <strong>NordVPN, ProtonVPN, dan Surfshark<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/www.dewaweb.com\/blog\/tips-aman-menggunakan-wifi-publik\/\">Panduan Memilih VPN Terbaik untuk Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Aktifkan HTTPS di Setiap Situs<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>HTTPS adalah protokol yang mengenkripsi data antara pengguna dan situs web, sehingga lebih aman dibandingkan HTTP.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengecek HTTPS<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan URL situs dimulai dengan <strong>https:\/\/<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Periksa apakah ada <strong>ikon gembok<\/strong> di bilah alamat browser.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa HTTPS Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mencegah pencurian data<\/strong> \u2192 Situs dengan HTTPS mengenkripsi informasi yang dikirimkan, sehingga lebih sulit bagi peretas untuk menyadap data.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Melindungi transaksi online<\/strong> \u2192 Jika Anda harus melakukan pembayaran atau login ke akun penting, pastikan situs menggunakan HTTPS.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan semua situs menggunakan HTTPS, instal ekstensi seperti <strong>HTTPS Everywhere<\/strong>, yang secara otomatis mengalihkan koneksi ke versi aman dari situs web.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Hindari Transaksi Sensitif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Wi-Fi publik bukan tempat yang aman untuk melakukan transaksi finansial atau mengakses informasi pribadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Aktivitas yang Harus Dihindari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Internet banking atau pembayaran online<\/strong> \u2192 Peretas dapat menyadap data login dan informasi kartu kredit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akses akun cryptocurrency<\/strong> \u2192 Dompet digital bisa menjadi target utama bagi peretas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengiriman dokumen rahasia<\/strong> \u2192 Jangan mengunggah atau mengirimkan dokumen penting seperti <strong>KTP, paspor, atau kontrak bisnis<\/strong> melalui Wi-Fi publik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Alternatif yang Lebih Aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika perlu melakukan transaksi penting, gunakan <strong>paket data seluler<\/strong> atau VPN untuk meningkatkan keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Matikan Fitur Berbagi (<em>Sharing<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fitur berbagi file dan printer dapat menjadi celah bagi peretas untuk mengakses perangkat Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menonaktifkan Fitur Berbagi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Windows<\/strong> \u2192 Masuk ke <strong>Settings \u2192 Network &amp; Internet \u2192 Advanced Sharing Options<\/strong>, lalu nonaktifkan berbagi file dan printer.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Android<\/strong> \u2192 Masuk ke <strong>Settings \u2192 Connections \u2192 Wi-Fi \u2192 Advanced<\/strong>, lalu matikan opsi <strong>Network Notification<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan menonaktifkan fitur berbagi, Anda dapat mencegah akses tidak sah ke perangkat saat terhubung ke Wi-Fi publik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Aktifkan Firewall dan Antivirus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Firewall dan antivirus adalah lapisan perlindungan tambahan yang dapat mencegah serangan siber saat menggunakan Wi-Fi publik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Firewall dan Antivirus Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Firewall<\/strong> \u2192 Memblokir koneksi mencurigakan dan mencegah akses tidak sah ke perangkat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Antivirus<\/strong> \u2192 Mendeteksi dan menghapus malware yang mungkin masuk melalui jaringan Wi-Fi publik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengaktifkan Perlindungan Tambahan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan <strong>firewall OS aktif<\/strong> sebelum terhubung ke Wi-Fi publik.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan <strong>antivirus yang selalu diperbarui<\/strong>, seperti <strong>Avast atau Bitdefender<\/strong>, untuk mendeteksi ancaman terbaru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/bing.com\/search?q=7+Tips+Aman+Menggunakan+Wi-Fi+Publik\">Daftar Antivirus Terbaik 2023<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Jangan Lupa &#8220;Lupakan Jaringan&#8221;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah selesai menggunakan Wi-Fi publik, hapus jaringan dari daftar perangkat agar tidak terhubung secara otomatis di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Ini Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mencegah koneksi ke jaringan palsu<\/strong> \u2192 Jika peretas membuat hotspot palsu dengan nama yang mirip, perangkat bisa terhubung tanpa disadari.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengurangi risiko pelacakan<\/strong> \u2192 Beberapa jaringan Wi-Fi publik dapat menyimpan informasi perangkat dan melacak aktivitas pengguna.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Gunakan <em>Mobile Hotspot<\/em> Pribadi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika memungkinkan, gunakan <strong>tethering dari ponsel ke laptop<\/strong> melalui paket data seluler.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keuntungan Menggunakan Mobile Hotspot<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Keamanan lebih tinggi<\/strong> \u2192 Data seluler memiliki enkripsi bawaan yang lebih sulit diretas dibandingkan Wi-Fi publik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menghindari risiko jaringan tidak aman<\/strong> \u2192 Tidak perlu khawatir tentang hotspot palsu atau serangan MITM.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meskipun menggunakan <strong>mobile hotspot<\/strong> dapat menguras kuota data, ini jauh lebih aman dibandingkan terhubung ke Wi-Fi publik yang tidak terlindungi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mendeteksi Wi-Fi Publik Tidak Aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-1024x576.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-29678 lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/576;width:644px;height:auto\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-1024x576.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1024w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-300x169.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-768x432.png?lossy=1&strip=1&webp=1 768w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-1536x864.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1536w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71-255x143.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/image-71.png?lossy=1&strip=1&webp=1 1920w\" data-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Menggunakan Wi-Fi publik memang praktis, tetapi tidak semua jaringan yang tersedia aman untuk digunakan. Banyak jaringan Wi-Fi publik yang tidak memiliki perlindungan yang memadai, sehingga rentan terhadap serangan siber. Berikut adalah beberapa cara untuk mendeteksi apakah Wi-Fi publik yang Anda gunakan berisiko atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tidak Ada Enkripsi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu tanda utama bahwa Wi-Fi publik tidak aman adalah <strong>tidak adanya enkripsi<\/strong> pada jaringan tersebut. Jaringan yang tidak memiliki <strong>password<\/strong> atau dikenal sebagai <strong>open network<\/strong> sangat berisiko karena data yang dikirimkan melalui jaringan ini tidak terlindungi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Jaringan Tanpa Enkripsi Berbahaya?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Data yang dikirimkan tidak dienkripsi<\/strong>, sehingga peretas dapat dengan mudah menyadap informasi yang dikirimkan oleh pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Serangan <em>Man-in-the-Middle (MITM)<\/em><\/strong> lebih mudah dilakukan karena tidak ada perlindungan yang mencegah pihak ketiga menyusup ke komunikasi antara pengguna dan server.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Informasi sensitif seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan data pribadi<\/strong> dapat dicuri tanpa sepengetahuan pengguna.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengecek Enkripsi Jaringan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saat memilih jaringan Wi-Fi, periksa apakah jaringan tersebut meminta <strong>password<\/strong> sebelum terhubung.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika jaringan tidak memiliki <strong>ikon gembok<\/strong> atau tidak menggunakan <strong>WPA2\/WPA3<\/strong>, sebaiknya hindari menggunakannya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Nama Jaringan Mencurigakan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Peretas sering kali membuat <strong>hotspot palsu<\/strong> dengan nama yang mirip dengan jaringan resmi untuk menipu pengguna agar terhubung ke jaringan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Nama Jaringan yang Mencurigakan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>&#8220;Free_WiFi_Here&#8221;<\/strong> \u2192 Nama yang terlalu umum dan tidak menunjukkan lokasi spesifik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&#8220;Airport_Public&#8221;<\/strong> \u2192 Bisa jadi jaringan palsu yang dibuat oleh peretas untuk menjebak pengguna di bandara.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&#8220;CoffeeShop_Guest&#8221;<\/strong> \u2192 Jika ada lebih dari satu jaringan dengan nama serupa, ada kemungkinan salah satunya adalah jaringan palsu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghindari Jaringan Palsu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Selalu tanyakan kepada staf tempat umum mengenai <strong>nama jaringan resmi<\/strong> sebelum terhubung.<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari jaringan dengan nama yang terdengar <strong>terlalu umum atau generik<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika memungkinkan, gunakan <strong>VPN<\/strong> untuk mengenkripsi data dan melindungi informasi pribadi saat menggunakan Wi-Fi publik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Redirect ke Halaman Aneh<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika setelah terhubung ke Wi-Fi publik, browser Anda secara otomatis membuka <strong>situs iklan atau halaman login yang mencurigakan<\/strong>, ini bisa menjadi tanda bahwa jaringan tersebut tidak aman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tanda-Tanda Redirect Berbahaya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Muncul halaman login yang meminta informasi pribadi<\/strong> seperti email, kata sandi, atau nomor kartu kredit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Browser membuka situs iklan atau pop-up secara otomatis<\/strong> tanpa tindakan dari pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Halaman yang muncul tidak memiliki HTTPS<\/strong> atau tidak menunjukkan ikon gembok di bilah alamat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghindari Redirect Berbahaya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika mengalami redirect yang mencurigakan, <strong>segera putuskan koneksi<\/strong> dari jaringan Wi-Fi tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan memasukkan informasi pribadi ke halaman yang muncul secara otomatis.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan <strong>ekstensi browser seperti HTTPS Everywhere<\/strong> untuk memastikan koneksi tetap aman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Studi Kasus: Serangan via Wi-Fi Publik di Indonesia<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kebocoran Data Pelanggan Kafe (2022)<\/strong>: Sebuah kafe di Surabaya menjadi sumber kebocoran data 5.000 pelanggan karena menggunakan router tanpa enkripsi. Data termasuk nomor HP dan riwayat transaksi dijual di dark web.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penipuan Tiket Konser (2023)<\/strong>: Korban membeli tiket konser via Wi-Fi mal yang diretas, mengakibatkan kerugian Rp50 juta.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/laporan-keamanan-siber\">Laporan Kebocoran Data Indonesia 2023 oleh Kominfo<\/a><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertanyaan Umum (FAQ)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Apakah menggunakan HTTPS sudah cukup aman?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:f4977c42-321a-4b51-bfad-8ea7193e3e91:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>HTTPS melindungi data yang dikirim ke situs, tetapi tidak menyembunyikan aktivitas Anda dari ISP atau pemilik Wi-Fi. Tetap gunakan VPN untuk privasi ekstra.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Bisakah peretas menyadap WhatsApp via Wi-Fi publik?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"attachment:de37a594-83aa-470c-93a9-a975c47459dd:image.png\" alt=\"image.png\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sulit, karena WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end. Namun, metadata (siapa, kapan, berapa lama) tetap bisa terpantau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bagaimana cara tahu jika perangkat sudah kena malware via Wi-Fi?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tanda-tanda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Baterai boros.<\/li>\n\n\n\n<li>Iklan pop-up muncul tiba-tiba.<\/li>\n\n\n\n<li>Performa melambat drastis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Apakah Wi-Fi publik di hotel berbayar lebih aman?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak selalu. Hotel sering menggunakan password umum (misal: nama hotel + kamar) yang mudah ditebak.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Masa Depan Keamanan Wi-Fi Publik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Wi-Fi 6 dengan WPA3<\/strong>: Enkripsi lebih kuat dan proteksi terhadap serangan brute-force.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Autentikasi berbasis Blockchain<\/strong>: Verifikasi identitas pengguna tanpa menyimpan data pribadi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Zero-Trust Network Access (ZTNA)<\/strong>: Sistem yang memastikan setiap perangkat diverifikasi sebelum terhubung.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/www.wi-fi.org\/discover-wi-fi\/security\">Teknologi WPA3 dan Manfaatnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Wi-Fi publik adalah pisau bermata dua: memudahkan, tetapi juga membahayakan. Dengan menerapkan tips di atas\u2014seperti menggunakan VPN, menghindari transaksi sensitif, dan mengaktifkan firewall\u2014Anda bisa meminimalkan risiko serangan siber. Ingatlah bahwa kewaspadaan adalah pertahanan terbaik. Selalu prioritaskan keamanan di atas kenyamanan saat berselancar di jaringan publik!<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/keamanan-digital\">Panduan Keamanan Digital dari Kominfo<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/haveibeenpwned.com\/\">Cara Mengecek Apakah Email Anda Bocor di Dark Web<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.cisa.gov\/stopransomware\/phishing-attacks\">Daftar Situs Palsu yang Harus Diwaspadai<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.bleepingcomputer.com\/news\/security\/public-wi-fi-ransomware-case-study\/\">Studi Kasus: Serangan Ransomware via Wi-Fi Publik<\/a><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era digital yang serba terhubung, akses internet menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Salah satu cara paling praktis untuk tetap terkoneksi di berbagai tempat adalah dengan menggunakan Wi-Fi publik, yang tersedia di kafe, bandara, pusat perbelanjaan, hotel, taman kota, dan berbagai ruang publik lainnya. Wi-Fi publik memungkinkan pengguna untuk mengakses internet secara gratis atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":53,"featured_media":29674,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[101],"tags":[289,111,1266,108,1257],"class_list":["post-29673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-cyber-security","tag-d3-teknologi-telekomunikasi","tag-free","tag-telkom-university","tag-wifi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/53"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29673"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29680,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29673\/revisions\/29680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}