{"id":28722,"date":"2025-05-28T10:14:34","date_gmt":"2025-05-28T03:14:34","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=28722"},"modified":"2025-05-28T10:14:34","modified_gmt":"2025-05-28T03:14:34","slug":"pengenalan-konsep-vpc-dan-jaringan-komputer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/pengenalan-konsep-vpc-dan-jaringan-komputer\/","title":{"rendered":"PENGENALAN KONSEP VPC DAN\u00a0 JARINGAN KOMPUTER"},"content":{"rendered":"<p>1. Dasar-dasar jaringan&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC)&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>3. Jaringan VPC&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>4. Keamanan VPC&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>5. Amazon CloudFront&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4 Dasar Teori&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.1 Dasar-dasar jaringan&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jaringan komputer adalah dua mesin klien atau lebih yang terhubung bersama-sama&nbsp; untuk berbagi sumber daya. Sebuah jaringan dapat secara logis dipartisi menjadi subnet.&nbsp; Jaringan memerlukan perangkat jaringan (seperti perute atau switch) untuk menghubungkan&nbsp; semua klien bersama-sama dan memungkinkan komunikasi antar klien.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.1.1 Model Open Systems Interconnection (OSI)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Model Open Systems Interconnection (OSI) adalah model konseptual yang digunakan&nbsp; untuk menjelaskan bagaimana data melalui jaringan. Model ini terdiri dari tujuh lapis dan&nbsp; menunjukkan protokol umum dan alamat yang digunakan untuk mengirim data pada&nbsp; setiap lapis.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"629\" height=\"266\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28729\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36.png?lossy=1&strip=1&webp=1 629w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36-300x127.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36-255x108.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" sizes=\"(max-width: 629px) 100vw, 629px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>3.4.1.2 Alamat IP&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setiap mesin klien dalam jaringan memiliki alamat Internet Protocol (IP) yang unik&nbsp; yang mengidentifikasinya. Alamat IP adalah label numerik dalam format desimal. Mesin&nbsp; mengonversi angka desimal ke format biner. Alamat IP 32 bit disebut sebagai alamat IPv4.&nbsp; Alamat IP 128bit disebut sebagai IPV6, Alamat IPv6 dapat menampung lebih banyak&nbsp; perangkat pengguna dari pada IPV4.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.2 Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Amazon Virtual Private cloud (Amazon VPC) adalah layanan virtual network yang&nbsp; memungkinkan Anda menyediakan bagian yang terisolasi secara logis dari AWS cloud&nbsp; (disebut virtual private cloud, atau VPC), VPC menjadi bagian dari satu Wilayah AWS dan&nbsp; dapat menjangkau beberapa Availability Zone.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Amazon VPC memberi kontrol atas sumber daya jaringan virtual, termasuk pilihan&nbsp; rentang alamat IP sendiri, pembuatan subnet, serta konfigurasi tabel rute, dan gateway&nbsp; jaringan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.2.1 Subnet dan VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"565\" height=\"249\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28731 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37.png?lossy=1&strip=1&webp=1 565w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37-300x132.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37-255x112.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 565px) 100vw, 565px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 565px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 565\/249;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>VPC adalah sebuah jaringan virtual yang terisolasi secara logis dari jaringan virtual&nbsp; lainnya di AWS Cloud.Sebuah VPC didedikasikan untuk akun Anda. VPC menjadi&nbsp; bagian dari satu Wilayah AWS dan dapat menjangkau beberapa Availability Zone.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah membuat VPC, Anda dapat membaginya menjadi satu subnet atau lebih.&nbsp; Subnet adalah rentang alamat IP dalam VPC.Subnet menjadi bagian dari satu Availability&nbsp; Zone. Anda dapat membuat subnet di Availability Zone yang berbeda untuk ketersediaan&nbsp; tinggi. Subnet umumnya diklasifikasikan sebagai publik atau privat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.2.2 Antar muka jaringan elastis&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Antarmuka jaringan elastisadalah sebuah antarmuka jaringan virtual yang dapat Anda&nbsp; lampirkan atau lepaskan dari instans dalam VPC.Atribut antarmuka jaringan&nbsp; mengikutinya ketika dilampirkan kembali ke instans lain. Ketika Anda memindahkan&nbsp; antarmuka jaringan dari satu instans ke instans lainnya, lalu lintas jaringan dialihkan ke&nbsp; instans baru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3 Jaringan VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.1 Gateway Internet&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Gateway internet adalah komponen VPC yang dapat diskalakan, redundan, dan&nbsp; tersedia dengan sangat baik yang memungkinkan komunikasi antara instans di VPC dan&nbsp; internet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gateway internet memiliki dua tujuan:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>1. untuk memberikan target dalam tabel rute VPC untuk lalu lintas yang dapat&nbsp; dirutekan internet&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. untuk melakukan penerjemahan alamat jaringan untuk instans yang telah&nbsp; ditetapkan alamat IPv4 publik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.2 Gateway network address translation (NAT)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Gateway NAT adalah layanan Network Address Translation (NAT). Anda dapat&nbsp; menggunakan gateway NAT sehingga instans di subnet privat dapat terhubung ke layanan&nbsp; di luar VPC Anda tetapi layanan eksternal tidak dapat memulai koneksi dengan instans instans tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.3 Berbagi VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat berbagi VPC sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>1. Pemisahan tugas \u2013 Struktur VPC yang dikendalikan secara terpusat, perutean,&nbsp; alokasi alamat IP&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. Kepemilikan \u2013 Pemilik aplikasi terus memiliki sumber daya, akun, dan grup&nbsp; keamanan&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>3. Grup keamanan \u2013 peserta berbagi VPC dapat mereferensikan ID grup<\/p>\n\n\n\n<p>keamanan satu sama lain&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>4. Efisiensi \u2013 Kepadatan yang lebih tinggi di subnet, penggunaan VPN dan AWS&nbsp; Direct Connect&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>5. Tanpa batas langsung \u2013 Batas langusng dapat dihindari\u2014misalnya, 50antarmuka virtual per koneksi AWS Direct Connect melalui arsitektur&nbsp; jaringan yang disederhanakan&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>6. Pengoptimalan biaya &#8211; Biaya dapat dioptimalkan melalui penggunaan kembali&nbsp; gateway NAT, endpoint antarmuka VPC, dan lalu lintas antar-Availability&nbsp; Zone.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.4 Peering VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>peering VPC adalah koneksi jaringan antara dua VPC yang memungkinkan Anda&nbsp; merutekan lalu lintas di antaranya secara privat.Instans di masing-masing VPC dapat&nbsp; berkomunikasi dengan satu sama lain seakan-akan berada dalam jaringan yang sama.&nbsp; Anda dapat membuat koneksi peering VPC antar VPC Anda sendiri, dengan VPC di akun&nbsp; AWS yang lain, atau dengan VPC di wilayah AWS yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Peering VPC memiliki beberapa batasan:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>1. Rentang alamat IP tidak dapat tumpang tindih&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. Peering transitif tidak didukung. Misalnya, Anda memiliki tiga VPC: A, B,&nbsp; dan C. VPC A terhubung ke VPC B, dan VPC A terhubung ke VPC C. Namun,&nbsp; VPC B tidakterhubung ke VPC C secara implisit. Untuk menghubungkan VPC B ke VPC C, Anda harus secara eksplisit menetapkan konektivitas tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>3. Anda hanya dapat memiliki satu sumber daya peering antara dua VPC yang&nbsp; sama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.5 VPN AWS Site-to-Site&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"414\" height=\"187\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28723 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33.png?lossy=1&strip=1&webp=1 414w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33-300x136.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33-255x115.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 414px) 100vw, 414px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 414px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 414\/187;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Virtual Machine yang diluncurkan ke VPC yang dibuat belum bisa langsung&nbsp; digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh, dikarenakan VM yang tersedia masih di&nbsp; setting secara default. Untuk menghubungkan VPC ke jarak jauh dibutuhkan sebuah VPN<\/p>\n\n\n\n<p>site-to-side dengan membuat virtual machine tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.6 Endpoint VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Endpoint VPC adalah perangkat virtual yang memungkinkan Anda menghubungkan&nbsp; VPC ke layanan AWS yang didukung dan layanan endpoint VPC yang didukung oleh&nbsp; AWS PrivateLink. Koneksi ke layanan ini tidak memerlukan gateway internet, perangkat&nbsp; NAT, koneksi VPN, atau koneksi AWS Direct Connect.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis endpoint VPC:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>1. Endpoint VPC antarmuka(endpoint antarmuka)&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>memungkinkan Anda terhubung ke layanan yang didukung oleh AWS&nbsp; PrivateLink.Layanan ini mencakup beberapa layanan AWS, layanan yang di host oleh pelanggan AWS lainnya dan Partner AWS Partner Network (APN)&nbsp; di VPC mereka sendiri (disebut sebagai layanan endpoint), dan layanan AWS&nbsp; Marketplace APN Partner yang didukung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. Endpoint gateway&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan endpoint gateway tidak dikenakan biaya tambahan. Biaya&nbsp; standar untuk transfer data dan penggunaan sumber daya berlaku.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.4 Keamanan VPC&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua opsi firewall Amazon VPC yang dapat digunakan untuk mengamankan VPC seperti grup keamanan dan access control list jaringan (ACL jaringan).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.4.1 Grup keamanan&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"439\" height=\"198\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28725 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34.png?lossy=1&strip=1&webp=1 439w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34-300x135.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34-255x115.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 439px) 100vw, 439px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 439px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 439\/198;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>AWS Grup keamanan bertindak sebagai firewall virtual bagi instans, serta mengontrol&nbsp; lalu lintas masuk dan keluar. Grup keamanan bertindak pada tingkat instans, bukan tingkat subnet. Oleh karena itu, setiap instans di subnet pada VPC dapat ditetapkan ke rangkaian&nbsp; grup keamanan yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Grup keamanan dibagi menjadi dua jenis yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>a. Grup keamanan stateful&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>yang berarti bahwa informasi status disimpan bahkan setelah<\/p>\n\n\n\n<p>permintaan diproses. Karena itu, jika Anda mengirim permintaan dari instans&nbsp; Anda, lalu lintas respons untuk permintaan itu diizinkan masuk, terlepas dari&nbsp; aturan masuk grup keamanan. Respons terhadap lalu lintas masuk yang&nbsp; diizinkan tersebut diizinkan untuk keluar, terlepas dari aturan lalu lintas&nbsp; keluarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>b. Grup keamanan kustom&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>dapat menentukan aturan izinkan, tetapi tidak untuk aturan tolak.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semua aturan dievaluasi sebelum keputusan untuk mengizinkan lalu lintas.&nbsp; Access control list jaringan (ACL jaringan)&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.4.2 Access control list jaringan (ACL jaringan)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-35.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"444\" height=\"201\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-35.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28727 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-35.png?lossy=1&strip=1&webp=1 444w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-35-300x136.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-35-255x115.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 444px) 100vw, 444px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 444px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 444\/201;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Access control list jaringan (ACL jaringan) adalah lapis keamanan opsional untuk&nbsp; Amazon VPC. Ini bertindak sebagai firewall untuk mengendalikan lalu lintas masuk dan&nbsp; keluar dari satu subnet atau lebih. Untuk menambahkan lapis keamanan lain ke VPC,&nbsp; Anda dapat mengatur ACL jaringan dengan aturan yang mirip dengan grup keamanan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap subnet di VPC Anda harus dikaitkan dengan ACL jaringan. Jika Anda tidak&nbsp; mengaitkan subnet dengan ACL jaringan secara eksplisit, subnet dikaitkan dengan ACL&nbsp; jaringan default secara otomatis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.4.3 Perbedaan grup keamanan dan ACL jaringan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"894\" height=\"336\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28733 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38.png?lossy=1&strip=1&webp=1 894w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38-300x113.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38-768x289.png?lossy=1&strip=1&webp=1 768w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38-255x96.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 894px) 100vw, 894px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 894px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 894\/336;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>3.4.5 Amazon CloudFront&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront adalah layanan CDN cepat yang memberikan data, video,&nbsp; aplikasi, dan antarmuka pemrograman aplikasi (API) dengan aman kepada pelanggan secara&nbsp; global dengan latensi rendah dan kecepatan transfer yang tinggi. Hal Ini juga menyediakan&nbsp; lingkungan yang ramah developer. Amazon CloudFront memberikan file ke pengguna&nbsp; melalui jaringan global edge location dan cache edge Regional. Amazon CloudFront berbeda&nbsp; dari solusi penyampaian konten tradisional karena memungkinkan Anda mendapatkan&nbsp; manfaat penyampaian konten kinerja tinggi dengan cepat tanpa kontrak negosiasi, harga&nbsp; tinggi, atau biaya minimum. Seperti layanan AWS lainnya, Amazon CloudFront adalah&nbsp; penawaran mandiri dengan harga bayar sesuai pemakaian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.1 Jaringan penyampaian konten (CDN)&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jaringan penyampaian konten (CDN) adalah sistem server pembuatan cache yang&nbsp; didistribusikan secara global. CDN menyimpan salinan file yang biasa diminta dalam&nbsp; cache (konten statis, seperti Hypertext Markup Language, atau HTML; Cascading Style&nbsp; Sheet, atau CSS; JavaScript; dan file gambar) yang di-host di server asal aplikasi. CDN&nbsp; memberikan salinan lokal dari konten yang diminta dari edge cache atau Point of&nbsp; Presence yang menyediakan pengiriman tercepat untuk pemohon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.2 Infrastruktur Amazon CloudFront&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-39.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"661\" height=\"306\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-39.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-28735 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-39.png?lossy=1&strip=1&webp=1 661w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-39-300x139.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-39-255x118.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 661px) 100vw, 661px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 661px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 661\/306;\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>1. Amazon CloudFront menyampaikan konten melalui jaringan pusat data di&nbsp; seluruh dunia yang dikenal sebagai edge location.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>2. Ketika pengguna mengajukan permintaan untuk konten yang disajikan&nbsp; melalui CloudFront, pengguna akan diarahkan ke edge location yang&nbsp; memberikan latensi (penundaan waktu) terendah, sehingga konten dapat&nbsp; disampaikan dengan kinerja terbaik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>3. Edge location CloudFront telah dirancang untuk menyajikan konten yang<\/p>\n\n\n\n<p>populer dengan cepat kepada pemirsa Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>4. Jika suatu objek menjadi kurang populer, edge location individu dapat&nbsp; menghapus objek-objek tersebut untuk memberi ruang bagi konten yang lebih&nbsp; populer.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>5. Untuk konten yang kurang populer, CloudFront memiliki cache edge&nbsp; Regional. Cache edge regional adalah lokasi CloudFront yang didistribusikan&nbsp; secara global dan ditempatkan berdekatan dengan pemirsa Anda. Mereka&nbsp; berada di antara server asal Anda dan edge location global yang menyajikan&nbsp; konten secara langsung kepada pemirsa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>6. Cache edge Regional memiliki kapasitas cache yang lebih besar dibandingkan&nbsp; edge location individu, sehingga objek dapat tetap ada dalam cache edge&nbsp; Regional untuk waktu yang lebih lama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>7. Dengan begitu, lebih banyak konten Anda akan tetap berada dalam jarak dekat&nbsp; dengan pemirsa, yang akan mengurangi kebutuhan CloudFront untuk&nbsp; mengakses server asal dan meningkatkan kinerja keseluruhan bagi pemirsa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3.4.3.2 Manfaat Amazon Cloudfront&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront memberikan manfaat sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>a. Cepat dan global&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront diskalakan secara masif dan didistribusikan secara&nbsp; global. Untuk mengirimkan konten ke pengguna akhir dengan latensi rendah,&nbsp; Amazon CloudFront menggunakan jaringan global yang terdiri dari edge location&nbsp; dan cache regional.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>b. Keamanan di edge&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront menyediakan perlindungan tingkat jaringan dan tingkat&nbsp; aplikasi. Lalu lintas dan aplikasi Anda mendapatkan keuntungan melalui berbagai&nbsp; perlindungan bawaan seperti AWS Shield Standard, tanpa biaya tambahan. Anda&nbsp; juga dapat menggunakan fitur yang dapat dikonfigurasi seperti AWS Certificate&nbsp; Manager (ACM) untuk membuat dan mengelola sertifikat Secure Sockets Layer&nbsp; (SSL) kustom tanpa biaya tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>c. Dapat diprogram sepenuhnya&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur Amazon CloudFront dapat dikustomisasi untuk persyaratan aplikasi&nbsp; tertentu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>d. Terintegrasi secara mendalam dengan AWS<\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront terintegrasi dengan AWS, dengan lokasi fisik yang&nbsp; terhubung langsung ke Infrastruktur Global AWS, serta layanan AWS lain. e. Hemat biaya&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Amazon CloudFront hemat biaya karena tidak memiliki komitmen minimum&nbsp; dan biaya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1. Dasar-dasar jaringan&nbsp; 2. Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC)&nbsp; 3. Jaringan VPC&nbsp; 4. Keamanan VPC&nbsp; 5. Amazon CloudFront&nbsp; 3.4 Dasar Teori&nbsp; 3.4.1 Dasar-dasar jaringan&nbsp; Jaringan komputer adalah dua mesin klien atau lebih yang terhubung bersama-sama&nbsp; untuk berbagi sumber daya. Sebuah jaringan dapat secara logis dipartisi menjadi subnet.&nbsp; Jaringan memerlukan perangkat jaringan (seperti perute atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":60,"featured_media":27985,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"class_list":["post-28722","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28722","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/60"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28722"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28722\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28737,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28722\/revisions\/28737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28722"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28722"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28722"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}