{"id":25563,"date":"2024-07-13T05:45:00","date_gmt":"2024-07-12T22:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=25563"},"modified":"2024-07-13T05:52:20","modified_gmt":"2024-07-12T22:52:20","slug":"cyber-attack","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/cyber-attack\/","title":{"rendered":"Cyber Attack"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang Dimaksud dengan Cyber Attack?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Cyber attack<\/em>\u00a0merupakan tindak kejahatan yang dilakukan oleh para\u00a0<em>hacker<\/em>\u00a0dengan tujuan untuk merusak jaringan atau sistem komputer. Selain menimbulkan berbagai kerusakan,\u00a0<em>cyber attack<\/em>\u00a0biasanya juga dilakukan untuk mencuri data penting yang tersimpan di dalam\u00a0<em>database cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Anda harus Mewaspadai Cyber Attack?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk bisnis kecil, serangan siber tampaknya masih belum menjadi prioritas utama. Kebanyakan dari bisnis kecil berpikir bahwa bisnis mereka masih tidak memiliki apa-apa yang membuatnya dapat menjadi target dari serangan siber.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktanya, perusahaan kecil adalah salah satu target serangan siber yang paling umum. Hal ini tentu saja karena bisnis kecil itu sendiri tidak memiliki perlindungan yang memadai atau bahkan tidak memiliki perlindungan sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut beberapa studi, total biaya akibat serangan siber di tahun 2022 sendiri berkisar di angka 4 juta dolar atau 60 triliun rupiah dengan rata-rata 25 ribu dolar atau setara 380 juta rupiah per serangannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Saja Motif Umum Cyber attack?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini, ada setidaknya 3 motif umum yang dimiliki oleh&nbsp;<em>hacker<\/em>&nbsp;dalam melakukan&nbsp;<em>cyber attack<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>1. Mencuri Dokumen Penting<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Motif pertama dan yang paling umum di dalam kejahatan&nbsp;<em>cyber<\/em>&nbsp;adalah pencurian dokumen penting. Para&nbsp;<em>hacker<\/em>&nbsp;akan mencari celah untuk dapat masuk ke dalam suatu sistem dan akhirnya mengambil dokumen penting yang dapat bermanfaat bagi mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>2. Melakukan Pencemaran Nama Baik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tingkat persaingan di dalam dunia bisnis sangatlah ketat. Tidak heran apabila ada pelaku bisnis yang akhirnya melakukan kecurangan atau bermain kotor dengan cara menjatuhkan kompetitornya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merusak reputasi atau melakukan pencemaran nama baik perusahaan kompetitor yaitu dengan melakukan&nbsp;<em>cyber attack<\/em>. Apabila reputasi suatu perusahaan sudah rusak, maka kerugian yang diterima sangatlah besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>3. Mengambil Keuntungan dalam Bentuk Nominal yang Besar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Motif terakhir yang cukup sering ditemukan dalam sejumlah kasus&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;di perusahaan besar adalah untuk mengambil keuntungan dalam bentuk nominal yang besar. Setelah melakukan serangan, biasanya pelaku&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;ada yang sengaja melakukan penguncian sistem dan meminta sejumlah uang jika sistem tersebut ingin kembali dibuka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Saja Jenis Cyber Attack?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Di dalam bisnis, ada berbagai jenis serangan&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;yang umum terjadi dan penting untuk Anda ketahui.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>1. Malware<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis\u00a0<em>cyber attack\u00a0<\/em>pertama yang sering terjadi di dalam dunia bisnis adalah\u00a0<strong><em>malware<\/em><\/strong>. Kata ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan?<\/p>\n\n\n\n<p><em>Malware<\/em>&nbsp;merupakan virus yang dikirim ke dalam komputer atau sistem. Virus ini dapat menghilangkan dokumen penting yang tersimpan di dalam&nbsp;<em>database<\/em>&nbsp;atau bahkan dicuri.<\/p>\n\n\n\n<p>Serangan&nbsp;<em>malware<\/em>&nbsp;dapat terjadi apabila Anda mengakses situs yang tidak aman. Setiap&nbsp;<em>website<\/em>&nbsp;yang memiliki tanda \u201c<em>not secure<\/em>\u201d pada bagian atasnya berarti belum diperkuat sistem keamanan yang baik sehingga hal ini dapat menjadi kesempatan bagi para pelaku&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;untuk menyebarkan virus&nbsp;<em>malware<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>2.\u00a0SQL Injection<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>SQL merupakan singkatan dari&nbsp;<em>Structured Query Language<\/em>. SQL ini termasuk ke dalam bahasa pemrograman yang ditujukan untuk segala kebutuhan yang berkaitan dengan&nbsp;<em>database<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemrograman SQL dengan sistem keamanan yang lemah atau penggunaan bahasa program yang kurang baik dapat menjadi sasaran empuk para pelaku&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;untuk melancarkan serangan SQL&nbsp;<em>Injection<\/em>.&nbsp;<em>Hacker<\/em>&nbsp;dapat melakukan manipulasi&nbsp;<em>database<\/em>&nbsp;melalui serangan ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>3. Distributed Denial of Service (DDoS)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>DDoS atau\u00a0<em>Distributed Denial of Service\u00a0<\/em><\/strong>merupakan serangan\u00a0<em>cyber<\/em>\u00a0yang sering dialami oleh para pemilik\u00a0<em>website<\/em>\u00a0bisnis. Serangan ini mampu memperlambat kecepatan suatu\u00a0<em>website<\/em>\u00a0sehingga pengunjungnya akan langsung meninggalkan\u00a0<em>website<\/em>\u00a0tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara kerja DDoS hingga dapat memperlambat kecepatan&nbsp;<em>website<\/em>? Cara kerjanya cukup mudah.&nbsp;<em>Website<\/em>&nbsp;akan dikunjungi oleh banyak&nbsp;<em>user<\/em>&nbsp;palsu sehingga&nbsp;<em>traffic<\/em>-nya akan mengalami peningkatan yang sangat tinggi. Ketika&nbsp;<em>traffic<\/em>&nbsp;suatu&nbsp;<em>website<\/em>&nbsp;terlalu tinggi bahkan melebihi kapasitas servernya, maka hal ini dapat menyebabkan kecepatan&nbsp;<em>website<\/em>&nbsp;lambat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>4. Phishing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Anda mungkin sering mendengar istilah&nbsp;<em>phishing<\/em>&nbsp;dalam kasus penipuan uang melalui telepon yang sering disebut dengan&nbsp;<em>voice phishing<\/em>. Lain halnya di dalam dunia bisnis, kejahatan&nbsp;<em>phising<\/em>&nbsp;yang terjadi termasuk ke dalam&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;di mana pelakunya dapat melakukan pencurian data melalui jenis serangan ini.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Phishing<\/em>&nbsp;dilakukan oleh para&nbsp;<em>hacker<\/em>&nbsp;dengan mengirimkan&nbsp;<em>email<\/em>&nbsp;yang di dalamnya terdiri dari sebuah atau beberapa tautan. Ketika tautan tersebut dibuka, maka&nbsp;<em>hacker<\/em>&nbsp;dapat masuk ke dalam sistem dan melakukan pencurian data.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><br><strong>5. Spoofing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mirip dengan&nbsp;<em>phishing<\/em>,&nbsp;<em>spoofing<\/em>&nbsp;juga termasuk ke dalam tindak kejahatan&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;yang berkedok penipuan. Pelaku&nbsp;<em>cyber attack<\/em>&nbsp;akan melakukan penyamaran sebagai pihak berwenang atau pihak lainnya yang bergerak di bawah pemerintahan langsung, kemudian menjalankan aksinya untuk masuk ke dalam sistem.<\/p>\n\n\n\n<p>\/\/AZS<\/p>\n\n\n\n<p>referensi : [<strong><a href=\"https:\/\/cloudmatika.co.id\/blog-detail\/pahami-apa-itu-cyber-attack-dan-cara-mencegahnya-pada-website-anda\">1<\/a><\/strong>][<strong><a href=\"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/cyber-attack\/\">2<\/a><\/strong>]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang Dimaksud dengan Cyber Attack? Cyber attack\u00a0merupakan tindak kejahatan yang dilakukan oleh para\u00a0hacker\u00a0dengan tujuan untuk merusak jaringan atau sistem komputer. Selain menimbulkan berbagai kerusakan,\u00a0cyber attack\u00a0biasanya juga dilakukan untuk mencuri data penting yang tersimpan di dalam\u00a0database cloud. Mengapa Anda harus Mewaspadai Cyber Attack? Untuk bisnis kecil, serangan siber tampaknya masih belum menjadi prioritas utama. Kebanyakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":271,"footnotes":""},"categories":[271,276,302,51],"tags":[984,987,986,985,988],"class_list":["post-25563","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-jaringan","category-jaringan-komputer","category-prodi-d3tt","tag-cyber-attack","tag-jenis-jenis-cyber-attack","tag-motif-umum-cyber-attack","tag-pengertian-cyber-attack","tag-waspada-cyber-attack"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25563","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25563"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25563\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25570,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25563\/revisions\/25570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25563"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25563"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25563"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}