{"id":25346,"date":"2024-07-03T00:05:02","date_gmt":"2024-07-02T17:05:02","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=25346"},"modified":"2024-07-03T00:05:49","modified_gmt":"2024-07-02T17:05:49","slug":"what-are-roots-of-cloud-computing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/what-are-roots-of-cloud-computing\/","title":{"rendered":"What are Roots of Cloud Computing?"},"content":{"rendered":"\n<p>Kami menelusuri akar komputasi awan dengan berfokus pada kemajuan teknologi dalam perangkat keras (chip multi-inti, virtualisasi), teknologi Internet (Web 2.0, layanan web, arsitektur berorientasi layanan), komputasi terdistribusi (grid atau cluster) dan manajemen sistem (otomatisasi pusat data, komputasi otonom).<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa teknologi ditandai pada tahap awal perkembangannya; Proses spesifikasi diikuti, sehingga menghasilkan kematangan dan adopsi universal.<\/p>\n\n\n\n<p>Munculnya komputasi awan terkait dengan teknologi ini. Kami melihat lebih dekat teknologi yang menjadi dasar komputasi awan yang memberikan gambaran ekosistem awan.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknologi Internet komputasi awan mempunyai banyak akar. Mereka membantu komputer untuk meningkatkan kemampuannya dan menjadikannya lebih kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam komputasi awan, ada tiga jenis layanan utama yaitu IaaS &#8211; Infrastruktur sebagai Layanan, PaaS &#8211; Platform sebagai layanan, dan SaaS &#8211; Perangkat Lunak sebagai Layanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada empat jenis cloud tergantung pada platformnya yaitu gratis, publik, hybrid, dan platform.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">What is Cloud Computing?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/FORMAT-GAMBAR-FIX-86.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"300\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/FORMAT-GAMBAR-FIX-86.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"What is Cloud Computing?\" class=\"wp-image-25347\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/FORMAT-GAMBAR-FIX-86.png?lossy=1&strip=1&webp=1 400w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/FORMAT-GAMBAR-FIX-86-300x225.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/FORMAT-GAMBAR-FIX-86-255x191.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>\u201cKomputasi awan berisi banyak server yang menampung layanan web dan penyimpanan data. Teknologi ini memungkinkan perusahaan menghilangkan kebutuhan akan sistem yang mahal dan kuat.\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Data perusahaan akan disimpan di server berbiaya rendah, dan karyawan dapat dengan mudah mengakses data tersebut melalui jaringan normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sistem data tradisional, perusahaan memelihara perangkat keras fisik, yang memerlukan biaya besar, sementara komputasi awan menyediakan platform virtual.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam platform virtual, setiap server menghosting aplikasi, dan data ditangani oleh penyedia berbeda. Oleh karena itu, kita harus membayar mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangan cloud computing sangat pesat seiring dengan kemajuan teknologi internet. Dan ini adalah konsep baru untuk perusahaan dengan kapitalisasi rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar perusahaan beralih ke komputasi awan untuk memberikan fleksibilitas, akurasi, kecepatan, dan biaya rendah kepada pelanggan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Komputasi awan memiliki banyak kegunaan, seperti manajemen infrastruktur, eksekusi aplikasi, dan juga alat manajemen akses data.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada empat akar komputasi awan yang diberikan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Teknologi Internet<\/li>\n\n\n\n<li>Komputasi Terdistribusi<\/li>\n\n\n\n<li>Perangkat keras<\/li>\n\n\n\n<li>Manajemen sistem<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>\/\/AZS<\/p>\n\n\n\n<p>referensi : [<strong><a href=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/what-are-roots-of-cloud-computing\">1<\/a><\/strong>][<strong><a href=\"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/what-are-roots-of-cloud-computing\/\">2<\/a><\/strong>]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kami menelusuri akar komputasi awan dengan berfokus pada kemajuan teknologi dalam perangkat keras (chip multi-inti, virtualisasi), teknologi Internet (Web 2.0, layanan web, arsitektur berorientasi layanan), komputasi terdistribusi (grid atau cluster) dan manajemen sistem (otomatisasi pusat data, komputasi otonom). Beberapa teknologi ditandai pada tahap awal perkembangannya; Proses spesifikasi diikuti, sehingga menghasilkan kematangan dan adopsi universal. Munculnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":25347,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":271,"footnotes":""},"categories":[271,432,532,51],"tags":[856,827],"class_list":["post-25346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-cloud-computing","category-cloud-computing-artikel","category-prodi-d3tt","tag-what-are-roots-of-cloud-computing","tag-what-is-cloud-computing"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25346"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25351,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346\/revisions\/25351"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}