{"id":25287,"date":"2024-07-02T21:56:06","date_gmt":"2024-07-02T14:56:06","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=25287"},"modified":"2024-07-02T21:56:08","modified_gmt":"2024-07-02T14:56:08","slug":"mengatur-variabel-lingkungan-di-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/mengatur-variabel-lingkungan-di-linux\/","title":{"rendered":"Mengatur Variabel Lingkungan di Linux"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Variabel Lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Variabel lingkungan adalah nilai dinamis yang disimpan dalam sistem dan digunakan oleh aplikasi yang diluncurkan di shell atau sub-shell. Variabel-variabel ini memiliki nama dan nilai yang sesuai. Variabel lingkungan menyesuaikan kinerja sistem dan perilaku suatu aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Lingkungan adalah jalur bagi aplikasi komputer untuk berinteraksi dengan sistem. Variabel lingkungan dapat berisi informasi tentang aplikasi default sistem, lokal sistem, jalur file yang dapat dieksekusi, pengaturan tata letak keyboard, dan banyak lagi. Variabel lingkungan membuat aplikasi tersedia sesuai dengan sistem.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Variabel Lingkungan Umum<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa variabel lingkungan standar adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">PATH<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi daftar direktori di mana sistem kita mencari file. Direktori dipisahkan oleh tanda titik dua (:).<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">USER<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi nama pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">HOME<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi jalur default ke direktori home pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">EDITOR<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi jalur ke editor yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">UID<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi jalur ke ID unik pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">TERM<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi jalur ke emulator terminal default.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">SHELL<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini berisi jalur ke shell default yang digunakan oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">ENV<\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel ini menampilkan semua variabel lingkungan.<br><br>ref: <a href=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/linux-set-environment-variable\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/linux-set-environment-variable\">[1]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Variabel Lingkungan Variabel lingkungan adalah nilai dinamis yang disimpan dalam sistem dan digunakan oleh aplikasi yang diluncurkan di shell atau sub-shell. Variabel-variabel ini memiliki nama dan nilai yang sesuai. Variabel lingkungan menyesuaikan kinerja sistem dan perilaku suatu aplikasi. Lingkungan adalah jalur bagi aplikasi komputer untuk berinteraksi dengan sistem. Variabel lingkungan dapat berisi informasi tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":753,"footnotes":""},"categories":[753],"tags":[179],"class_list":["post-25287","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-linux","tag-linux"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25287"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25287\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25288,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25287\/revisions\/25288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}