{"id":23641,"date":"2024-05-06T05:36:52","date_gmt":"2024-05-05T22:36:52","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=23641"},"modified":"2024-05-06T05:38:23","modified_gmt":"2024-05-05T22:38:23","slug":"what-is-tcp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/what-is-tcp\/","title":{"rendered":"TCP"},"content":{"rendered":"\n<p>TCP adalah singkatan dari\u00a0<strong>Transmisi Kontrol Protokol<\/strong>\u00a0. Ini adalah protokol lapisan transport yang memfasilitasi transmisi paket dari sumber ke tujuan. Ini adalah protokol berorientasi koneksi yang berarti membuat koneksi sebelum komunikasi terjadi antara perangkat komputasi dalam jaringan. Protokol ini digunakan dengan protokol\u00a0IP\u00a0, sehingga bersama-sama disebut sebagai\u00a0TCP\/IP\u00a0.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi utama TCP adalah mengambil data dari lapisan aplikasi. Kemudian membagi data menjadi beberapa paket, memberikan penomoran pada paket-paket tersebut, dan akhirnya mengirimkan paket-paket tersebut ke tujuan. TCP, di sisi lain, akan merakit kembali paket-paket dan mengirimkannya ke lapisan aplikasi. Seperti yang kita ketahui bahwa TCP merupakan protokol yang berorientasi koneksi, sehingga koneksi akan tetap terjalin hingga komunikasi antara pengirim dan penerima tidak selesai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fitur protokol TCP<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Berikut ini adalah fitur-fitur protokol TCP:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Protokol Lapisan Transportasi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>TCP adalah protokol lapisan transport yang digunakan dalam transmisi data dari pengirim ke penerima.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dapat diandalkan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>TCP adalah protokol yang andal karena mengikuti mekanisme kontrol aliran dan kesalahan. Ini juga mendukung mekanisme pengakuan, yang memeriksa status dan suara kedatangan data. Pada mekanisme acknowledgment, penerima mengirimkan acknowledgment positif atau negatif kepada pengirim sehingga pengirim dapat mengetahui apakah paket data sudah diterima atau perlu dikirim ulang.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Urutan data dipertahankan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Protokol ini memastikan bahwa data mencapai penerima yang dituju dalam urutan yang sama dengan pengirimannya. Ia mengurutkan dan memberi nomor pada setiap segmen sehingga lapisan TCP di sisi tujuan dapat menyusunnya kembali berdasarkan urutannya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berorientasi koneksi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ini adalah layanan berorientasi koneksi yang berarti pertukaran data hanya terjadi setelah koneksi dibuat. Ketika transfer data selesai, maka koneksi akan dihentikan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dupleks penuh<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ini adalah full-duplex yang berarti data dapat ditransfer dua arah secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berorientasi pada arus<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>TCP adalah protokol berorientasi aliran karena memungkinkan pengirim mengirim data dalam bentuk aliran byte dan juga memungkinkan penerima menerima data dalam bentuk aliran byte. TCP menciptakan lingkungan di mana pengirim dan penerima dihubungkan oleh sebuah tabung imajiner yang dikenal sebagai sirkuit virtual. Sirkuit virtual ini membawa aliran byte melalui internet.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perlunya Protokol Pengendalian Transportasi<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam arsitektur model jaringan berlapis, seluruh tugas dibagi menjadi tugas-tugas yang lebih kecil. Setiap tugas ditugaskan ke lapisan tertentu yang memproses tugas tersebut. Dalam\u00a0model TCP\/IP\u00a0, ada lima lapisan yaitu\u00a0lapisan aplikasi\u00a0,\u00a0lapisan transport\u00a0,\u00a0lapisan jaringan\u00a0,\u00a0lapisan data link\u00a0, dan lapisan fisik. Lapisan transport memiliki peran penting dalam menyediakan komunikasi end-to-end ke proses aplikasi secara langsung. Ini menciptakan 65.000 port sehingga beberapa aplikasi dapat diakses secara bersamaan. Dibutuhkan data dari lapisan atas, dan membagi data menjadi paket-paket yang lebih kecil dan kemudian mengirimkannya ke lapisan jaringan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-110.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"482\" height=\"360\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-110.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-23642\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-110.png?lossy=1&strip=1&webp=1 482w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-110-300x224.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-110-255x190.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" sizes=\"(max-width: 482px) 100vw, 482px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara kerja TCP<\/h2>\n\n\n\n<p>Di TCP, koneksi dibuat dengan menggunakan jabat tangan tiga arah. Klien mengirimkan segmen dengan nomor urutnya. Server, sebagai imbalannya, mengirimkan segmennya dengan nomor urutnya sendiri serta urutan pengakuan, yang satu lebih banyak dari nomor urut klien. Ketika klien menerima pengakuan segmennya, maka klien mengirimkan pengakuan tersebut ke server. Dengan cara ini, koneksi dibuat antara klien dan server.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-111.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"481\" height=\"365\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-111.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-23644 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-111.png?lossy=1&strip=1&webp=1 481w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-111-300x228.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-111-255x194.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 481px) 100vw, 481px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 481px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 481\/365;\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keuntungan dari TCP<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ini menyediakan layanan yang andal dan berorientasi koneksi, yang berarti menjamin pengiriman paket data. Jika paket data hilang melalui jaringan, maka TCP akan mengirim ulang paket yang hilang tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini menyediakan mekanisme kontrol aliran menggunakan protokol jendela geser.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini menyediakan deteksi kesalahan dengan menggunakan checksum dan kontrol kesalahan dengan menggunakan protokol Go Back atau ARP.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini menghilangkan kemacetan dengan menggunakan algoritma penghindaran kemacetan jaringan yang mencakup berbagai skema seperti peningkatan aditif\/penurunan multiplikatif (AIMD), start lambat, dan jendela kemacetan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kerugian dari TCP<\/h2>\n\n\n\n<p>Hal ini meningkatkan sejumlah besar overhead karena setiap segmen mendapatkan header TCP sendiri, sehingga fragmentasi oleh router meningkatkan overhead.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Format Tajuk TCP<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-113.png?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img decoding=\"async\" width=\"477\" height=\"359\" data-src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-113.png?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-23648 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-113.png?lossy=1&strip=1&webp=1 477w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-113-300x226.png?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-113-255x192.png?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" data-sizes=\"(max-width: 477px) 100vw, 477px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 477px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 477\/359;\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Port sumber:<\/strong>\u00a0Ini mendefinisikan port aplikasi yang mengirimkan data. Jadi, field ini berisi alamat port sumber, yaitu 16 bit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Port tujuan:<\/strong>\u00a0Ini mendefinisikan port aplikasi di sisi penerima. Jadi, field ini berisi alamat port tujuan, yaitu 16 bit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nomor urut:<\/strong>\u00a0Bidang ini berisi nomor urut byte data dalam sesi tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nomor pengakuan:<\/strong>\u00a0Ketika bendera ACK disetel, maka ini berisi nomor urut byte data berikutnya dan berfungsi sebagai pengakuan untuk data yang diterima sebelumnya. Misalnya, jika penerima menerima nomor segmen &#8216;x&#8217;, maka ia merespons &#8216;x+1&#8217; sebagai nomor pengakuan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>HLEN:<\/strong>\u00a0Ini menentukan panjang header yang ditunjukkan oleh kata-kata 4-byte di header. Ukuran header terletak antara 20 dan 60 byte. Oleh karena itu, nilai bidang ini terletak antara 5 dan 15.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dicadangkan:<\/strong>\u00a0Ini adalah bidang 4-bit yang dicadangkan untuk penggunaan di masa mendatang, dan secara default, semuanya disetel ke nol.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Flags<\/strong><br><strong>Ada enam bit atau flag kontrol:<\/strong>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>URG:<\/strong>\u00a0Ini mewakili penunjuk yang mendesak. Jika sudah diatur, maka data segera diproses.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>ACK :<\/strong>\u00a0Jika ACK diset 0 berarti paket data tidak berisi acknowledgment.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>PSH:<\/strong>\u00a0Jika kolom ini disetel, maka ia meminta perangkat penerima untuk mengirim data ke aplikasi penerima tanpa melakukan buffering.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>RST:<\/strong>\u00a0Jika sudah diatur, maka ia meminta untuk memulai ulang koneksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>SYN:<\/strong>\u00a0Digunakan untuk membuat koneksi antar host.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>FIN:<\/strong>\u00a0Digunakan untuk melepaskan koneksi, dan tidak akan terjadi pertukaran data lebih lanjut.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ukuran jendela<\/strong><br>Ini adalah bidang 16-bit. Ini berisi ukuran data yang dapat diterima penerima. Bidang ini digunakan untuk kontrol aliran antara pengirim dan penerima dan juga menentukan jumlah buffer yang dialokasikan oleh penerima untuk suatu segmen. Nilai bidang ini ditentukan oleh penerima.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Checksum<\/strong><br>Ini adalah bidang 16-bit. Bidang ini opsional dalam UDP, tetapi dalam kasus TCP\/IP, bidang ini wajib diisi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penunjuk mendesak<\/strong><br>Ini adalah penunjuk yang menunjuk ke byte data mendesak jika flag URG disetel ke 1. Ini mendefinisikan nilai yang akan ditambahkan ke nomor urut untuk mendapatkan nomor urut byte mendesak terakhir.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Opsi<\/strong><br>Ini memberikan opsi tambahan. Bidang opsional direpresentasikan dalam 32-bit. Jika field ini berisi data kurang dari 32-bit, maka padding diperlukan untuk mendapatkan bit yang tersisa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>AGR\/\/<\/p>\n\n\n\n<p>Referensi : <a href=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/tcp\">[1]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam arsitektur model jaringan berlapis, seluruh tugas dibagi menjadi tugas-tugas yang lebih kecil. Setiap tugas ditugaskan ke lapisan tertentu yang memproses tugas tersebut. Dalam\u00a0model TCP\/IP\u00a0, ada lima lapisan yaitu\u00a0lapisan aplikasi\u00a0,\u00a0lapisan transport\u00a0,\u00a0lapisan jaringan\u00a0,\u00a0lapisan data link\u00a0, dan lapisan fisik. <\/p>","protected":false},"author":25,"featured_media":23642,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":271,"footnotes":""},"categories":[271,276,302,51,100],"tags":[],"class_list":["post-23641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-jaringan","category-jaringan-komputer","category-prodi-d3tt","category-teknologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23641"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23641\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23651,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23641\/revisions\/23651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}