{"id":23136,"date":"2024-04-29T10:05:11","date_gmt":"2024-04-29T03:05:11","guid":{"rendered":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/?p=23136"},"modified":"2024-04-29T10:10:11","modified_gmt":"2024-04-29T03:10:11","slug":"belajar-mengenai-konsep-aws-s3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/belajar-mengenai-konsep-aws-s3\/","title":{"rendered":"Belajar mengenai Konsep AWS S3"},"content":{"rendered":"\n<p>S3 adalah salah satu layanan pertama yang telah diproduksi oleh aws. S3 adalah singkatan dari Simple Storage Service, pada pembahasan kali ini akan di bahas mengenai Konsep AWS S3<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/AWS-S3-Konsep.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"300\" src=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/AWS-S3-Konsep.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-23147\" srcset=\"https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/AWS-S3-Konsep.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1 400w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/AWS-S3-Konsep-300x225.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1 300w, https:\/\/b581640.smushcdn.com\/581640\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/AWS-S3-Konsep-255x191.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1 255w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Konsep AWS S3 terdapat 5 bagian yaitu : <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buckets<\/li>\n\n\n\n<li>Objects<\/li>\n\n\n\n<li>Keys<\/li>\n\n\n\n<li>Regions<\/li>\n\n\n\n<li>Data Consistency Model<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Buckets<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bucket adalah wadah yang digunakan untuk menyimpan benda-benda.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap objek dimasukkan ke dalam sebuah bucket.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai contoh, jika objek bernama photos\/tree.jpg disimpan dalam bucket treeimage, maka objek tersebut dapat dialamatkan dengan menggunakan UR http:\/\/treeimage.s3.amazonaws.com\/photos\/tree.jpg.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah bucket tidak memiliki batasan jumlah objek yang dapat disimpan. Tidak ada bucket yang dapat berada di dalam bucket lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Performa S3 tetap sama terlepas dari berapa banyak bucket yang telah dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengguna AWS yang membuat bucket akan memilikinya, dan tidak ada pengguna AWS lain yang tidak dapat memilikinya. Oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa kepemilikan bucket tidak dapat dipindahtangankan.<\/li>\n\n\n\n<li>Akun AWS yang membuat bucket dapat menghapus bucket, tetapi tidak ada pengguna AWS lain yang dapat menghapus bucket tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Objects<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Objek adalah entitas yang disimpan dalam bucket S3.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah objek terdiri dari data objek dan metadata di mana metadata adalah sekumpulan pasangan nama-nama yang mendeskripsikan data.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah objek terdiri dari beberapa metadata default seperti tanggal terakhir diubah, dan metadata HTTP standar, seperti tipe konten. Metadata khusus juga dapat ditentukan pada saat menyimpan sebuah objek.<\/li>\n\n\n\n<li>Metadata ini diidentifikasi secara unik di dalam sebuah bucket berdasarkan kunci dan ID versi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Key<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kunci adalah pengenal unik untuk sebuah objek.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap objek dalam sebuah bucket diasosiasikan dengan satu key.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah objek dapat diidentifikasi secara unik dengan menggunakan kombinasi nama bucket, kunci, dan ID versi opsional.<\/li>\n\n\n\n<li>Misalnya, pada URL http:\/\/jtp.s3.amazonaws.com\/2019-01-31\/Amazons3.wsdl di mana \u201cjtp\u201d adalah nama bucket, dan key adalah \u201c2019-01-31\/Amazon3.wsdl\u201d<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Regions<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Anda dapat memilih wilayah geografis tempat Anda ingin menyimpan bucket yang telah Anda buat.<\/li>\n\n\n\n<li>Wilayah dipilih sedemikian rupa sehingga dapat mengoptimalkan latensi, meminimalkan biaya, atau memenuhi persyaratan peraturan.<\/li>\n\n\n\n<li>Objek tidak akan meninggalkan wilayah kecuali Anda secara eksplisit memindahkan objek ke wilayah lain.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Data Consistency Model<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Amazon S3 mereplikasi data ke beberapa server untuk mencapai ketersediaan yang tinggi. Dua jenis model:<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Read-after-write consistency for PUTS of new objects.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk permintaan PUT, S3 menyimpan data di beberapa server untuk mencapai ketersediaan yang tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah proses menyimpan sebuah objek ke S3 dan akan segera tersedia untuk membaca objek tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebuah proses menyimpan objek baru ke S3, proses tersebut akan segera membuat daftar kunci di dalam bucket.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak perlu waktu untuk propagasi, perubahan akan langsung tercermin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>2. <strong>Eventual consistency for overwrite PUTS and DELETES<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk PUT dan DELETE pada objek, perubahan direfleksikan pada akhirnya, dan perubahan tersebut tidak langsung tersedia.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika proses mengganti objek yang sudah ada dengan objek baru, Anda akan langsung membacanya. Hingga perubahan tersebut sepenuhnya disebarkan, S3 mungkin akan mengembalikan data sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika proses menghapus objek yang sudah ada, segera coba untuk membacanya. Hingga perubahan disebarkan sepenuhnya, S3 mungkin mengembalikan data yang telah dihapus.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika proses menghapus objek yang sudah ada, segera daftarkan semua kunci di dalam bucket. Sampai perubahan disebarkan sepenuhnya, S3 mungkin mengembalikan daftar kunci yang dihapus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>ref : <a href=\"https:\/\/www.javatpoint.com\/aws-tutorial\">[1]<\/a><a href=\"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/\">[2]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsep AWS S3<\/p>","protected":false},"author":25,"featured_media":23168,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":271,"footnotes":""},"categories":[271,383,416,100],"tags":[],"class_list":["post-23136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-aws","category-aws-artikel","category-teknologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23136"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23180,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23136\/revisions\/23180"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dte.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}