
Permainan dan Olahraga Bola Basket
Bola basket merupakan permainan beregu yang sangat menarik di mana dua regu saling berhadapan untuk memungkinkan kontak langsung antarpemain. Dalam permainan ini setiap individu harus memiliki kerja sama kelompok dan harus menghargai lawan, apalagi keputusan wasit. Pertandingan bola basket hakikatnya kedua regu saling mempertahankan ring basketnya dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke ring basket lawan. Untuk mencapai kemenangan yang baik setiap regu harus memiliki kerjasama antar-pemain. Pada permainan basket ini setiap regu harus menerapkan taktik strategi pola pertahanan maupun pola penyerangan untuk memenangkan suatu pertandingan yang sesuai dengan kemampuan para pemain. Bola basket merupakan permainan bola besar yang digemari oleh banyak orang setelah sepak bola. Dalam permainan tim ini peran pelatih sangatlah besar untuk memenangkan sebuah pertandingan. Untuk itu pelatih harus memiliki teknik dan taktik serta karakteristik yang dapat menumbuhkan semangat para pemainnya di lapangan.
Raoul Miguel Hadinoto salah satu pelatih yang cukup pintar dalam mengetrapkan teknik maupun strategi dalam permainan bola basket di masa kini di putaran IBL, di mana Hadinoto menangani tim basket Garuda Bandung yang cukup berhasil sebagai pelatih baru. Beliau baru saja sukses mengantar Garuda Bandung menjadi juara A Mild IBL cup 2008 dengan mengalahkan Satria Muda di final pada tanggal 15 Desember 2008.
Dalam pertandingan ini Hadinoto lebih jeli untuk memasang para pemain walaupun pertandingan berjalan ketat di mana Satria Muda dihuni oleh pemain nasional serta memiliki pelatih Timnas. Kesuksesan Hadinoto ini tidak lepas dari karakter yang dimilikinya di mana beliau dapat mengangkat semua mental para pemain untuk memenangkan suatu pertandingan.
- Hakikat bola basket
Permainan bola basket adalah permainan yang dilakukan secara beregu. Setiap regu terdiri dari 5 orang. Untuk memenangkan pertandingan, diharapkan setiap anggota regu dapat mengombinasi dan mengoordinasi teknik-teknik dasar dalam bola basket dengan memperhatikan ruang gerak dan ukuran
- Teknik dasar menembak sambil meloncat (Jump shot)
Jump shot pada permainan basket dapat dilakukan dengan dua (2) cara, yaitu tembakan meloncat dengan dua tangan dan tembakan sambil meloncat dengan satu tangan.
- Tembakan sambil meloncat dengan dua tangan
Cara melakukan:
1) Berdiri dengan lutut agak dibengkokkan dan bola dipegang dengan kedua tangan di depan dada.
2) Bawa bola ke belakang dan bola berada di atas depan kepala.
3) Kedua siku bengkok mengarah ke depan.
4) Pandangan ke ring basket melalui bawah bola.
5) Tolakkan kedua kaki ke atas lurus bersamaan kedua tangan diluruskan ke atas dengan gerakan mendorong ke atas.
6) Lepaskan bola dari kedua tangan dengan kekuatan penuh dibantu pergelangan tangan dan jari-jari agar bola masuk ke ring basket.
- Tembakan sambil meloncat dengan satu tangan
Cara melakukan:
1) Bola dipegang dengan dua tangan, bawa bola ke depan, bahu kanan memutar, lengan bawah ke kanan, dan berat bola di permukaan telapak jari tangan kanan.
2) Tangan kiri untuk keseimbangan atau bertugas membantu agar bola tidak jatuh sebelum ditembakkan.
3) Bawalah bola sedikit ke atas, siap ditolak dengan kekuatan penuh oleh tangan kanan.
4) Kedua lutut agak ditekuk, lalu tolaklah badan ke atas. Pada saat mencapai titik loncatan tertinggi, bola dilepaskan.
5) Lakukan dari jarak dekat sampai betul-betul menguasai. Setelah itu, jarak tembak dapat diperjauh.
- Teknik menggiring bola
Cara melakukan:
a. Pegang bola berdiri dan kaki kiri agak ke depan.
b. Condongkan badan ke depan mulai dari pinggang.
c. Pantulan bola dilakukan oleh jari-jari dan pergelangan tangan dengan satu tangan.
- Latihan teknik terpadu
Latihan shooting pada formasi berbanjar dari arah depan ring basket.
Cara melakukannya:
a. Dibagi dua kelompok, kelompok yang pertama berada di depan ring basket dan kelompok yang kedua berada di samping ring basket.
b. Kelompok pertama melakukan shooting dan yang ada di samping bola mengambil dan mengoperkan ke kelompok depan ring.
c. Setelah melakukan shooting bergerak lari pindah tempat ke samping ring dan mengoper bola ke pemain yang berada di depan ring.
- Taktik pola penyerangan dan pertahanan
Berikut ini kita sajikan teknik penyerangan dan pertahanan
- Macam pola penyerangan dalam bola basket Macam-macamnya sebagai berikut.
- Shuffle
Shuffle adalah pola penyerangan yang dilakukan dengan cara bergerak dari semua posisi dan pola ini berguna untuk membuka pertahanan lawan.
- Drive
Drive adalah penyerangan yang dilakukan oleh seorang pemain penyerang dengan mendribel dan menerobos pertahanan lawan yang dilanjutkan gerakan menembak. Pola ini dilakukan oleh pemain yang memiliki kelincahan yang baik.
- Macam pola pertahanan dalam bola basket
Macam-macamnya sebagai berikut.
- Pertahanan campuran
Pertahanan campuran ada dua macam, yaitu sebagai berikut:
a) Pertahanan daerah dengan penugasan satu orang untuk terus-menerus menjaga pemain yang dianggap sangat berbahaya.
b) Pertahanan sangging adalah pertahanan daerah. Setengah bagian yang ada bola, lawan dijaga satu lawan satu, sedangkan setengah bagian lapangan yang lain menggunakan prinsip jaga pertahanan daerah.
- Zone defence
Zone defence adalah pola pertahanan yang dilakukan agar pemain mempertahankan daerah yang harus dijaga serta mengawasi datangnya bola ke daerahnya.
- Man to man defence
Man to man defence adalah pola pertahanan yang dilakukan oleh seorang lawan sehingga terjadi penjagaan tetap. Pemain menjaga satu pemain penyerang lawan, ke manapun lawan bergerak selalu diikuti.
- Peraturan permainan bola basket
Adapun peraturannya adalah sebagai berikut.
- Permulaan permainan
Dimulai dengan bola loncat (jump ball) yang dilakukan di tengah lingkaran lapangan basket dengan cara sebagai berikut.
1) Dua pemain saling berhadapan di tengah lingkaran dengan kaki sikap melangkah.
2) Keempat pemain lainnya berdiri di luar lingkaran tengah.
3) Bola dilambungkan tegak lurus ke atas oleh wasit di tengah-tengah kedua pemain.
B. Bola pegang (Held ball)
Dua orang pemain atau lebih tidak boleh memegang bola secara bersamaan dalam waktu yang agak lama. Apabila hal itu terjadi, harus diadakan bola lompat (jump ball) yang dilakukan pada lingkaran terdekat atau lingkaran tengah.
- Peraturan tiga detik (Three second rule)
Seorang pemain tidak boleh berada di daerah terlarang pihak lawan melebihi waktu tiga detik ketika bola dalam kontrol regunya. Ketentuan tiga detik tidak berlaku apabila:
1) Bola berada di udara ketika hendak mencetak gol.
2) Selama terjadi perebutan bola.
3) Bola dalam keadaan mati.
4) Bola tidak berada dalam kontrol dari satu regu. Hukuman bagi regu yang melakukan pelanggaran ini adalah lemparan ke dalam bagi regu lawan yang dilakukan dari garis samping lapangan.
- Lemparan ke dalam
Lemparan ke dalam adalah bola dilemparkan ke dalam lapangan dari luar lapangan dengan ketentuan sebagai berikut.
1) Pemain yang melakukan lemparan dilarang menyentuh bola sebelum bola tersebut menyentuh pemain lain.
2) Pemain yang melakukan lemparan dilarang melangkah melewati garis batas lapangan sebelum bola dilemparkan.
3) Ketika akan melakukan lemparan ke dalam, pemain tidak boleh menahan bola lebih dari lima detik. Hukuman bagi regu yang melakukan pelanggaran tersebut, bola diberikan kepada pemain lawan.
- Kesalahan perseorangan (Personal foul)
Kesalahan perseorangan adalah kesalahan pemain yang melibatkan persinggungan dengan pihak lawan dalam keadaan bola hidup atau mati.
Adapun bentuknya adalah sebagai berikut.
1) Penghadangan (blocking), yaitu persinggungan perseorangan yang menghalangi gerak maju lawan.
2) Memegang (holding), yaitu persinggungan perseorangan dengan lawan yang merintangi kebebasan bergeraknya.
3) Mendorong (pushing), yaitu persinggungan perseorangan pemain dengan memaksa lawan bergerak terdorong.
4) Penjagaan dari belakang (guarding from the rear), yaitu persinggungan perseorangan pemain yang terjadi ketika mengambil bola dari belakang lawan yang menguasai bola.
5) Menubruk (charging), yaitu persentuhan badan yang terjadi apabila seorang pemain dengan atau tanpa bola dengan paksa melewati dan menyentuh pemain lawan.
6) Membayangi (screening), yaitu usaha atau sikap membayangi pemain lawan yang tidak sedang menguasai bola. Hukuman untuk jenis-jenis kesalahan di atas adalah lemparan ke dalam untuk pihak lawan.
- Bola dikembalikan ke belakang (Back ball)
Pemain yang berada di bagian depan menerima/menguasai bola tidak boleh mendribel atau mengoper bola ke arah belakang lapangan sendiri. Apabila hal itu dilakukan, hukumannya lemparan ke dalam untuk lawan.
- Memantul-mantulkan bola (Dribel) Seorang pemain tidak diperbolehkan memantul-mantulkan bola, apabila
1) memantulkan bola kedua kalinya setelah bola dipegang oleh satu/dua tangan;
2) memantul-mantulkan bola dengan kepalan tangan;
3) memantul-mantulkan bola dengan mendorong bola ke lantai dari atas pinggang;
4) memantul-mantulkan bola menggunakan kedua tangan. Hukuman jika melakukan hal itu adalah lemparan ke dalam untuk pihak lawan.
- Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi
Lakukan permainan three on three dengan ring 1 dan setiap regu berusaha memasukkan bola ke ring basket sebanyakbanyaknya. Dalam permainan ini harus memperhatikan kerjasama regu, semangat, sportifitas, dan menghargai lawan.
- Perwasitan Kewajiban dan kekuasaan wasit I adalah:
a. Melaksanakan bola loncat pada tiap permulaan babak.
b. Memeriksa dan mensahkan semua perlengkapan alat pertandingan termasuk alat-alat petugas meja.
c. Menetapkan jam permainan yang resmi dan menyesuaikan tanda perwasitan kepada wasit II dan petugas meja.
d. Melarang pemain yang menggunakan alat-alat yang dapat membahayakan pemain lain.
e. Bila terjadi perbedaan pendapat mengenai gol yang terjadi, maka wasit I harus memutuskan masuk atau tidaknya.
f. Berhak menghentikan pertandingan bila keadaan menghendaki.
KESIMPULAN
Permainan bola basket adalah olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim masing-masing terdiri dari lima orang. Tujuan utama permainan ini adalah memasukkan bola ke ring lawan sebanyak mungkin, sambil mempertahankan ring sendiri dari serangan. Keberhasilan dalam permainan ini sangat bergantung pada kerja sama tim, strategi, teknik, serta semangat sportivitas antar pemain.
Bola basket memiliki berbagai teknik dasar seperti menembak sambil meloncat (jump shot), menggiring bola (dribble), serta latihan terpadu untuk meningkatkan kemampuan bermain. Dalam penerapan strategi, dikenal pola penyerangan seperti shuffle dan drive, serta pola pertahanan seperti zone defence, man to man defence, dan pertahanan campuran.
Peraturan bola basket meliputi permulaan permainan dengan jump ball, larangan berada di area terlarang lebih dari tiga detik, lemparan ke dalam, pelanggaran personal, serta aturan terkait dribel dan penguasaan bola. Dalam praktiknya, permainan juga bisa dimodifikasi seperti permainan three on three untuk melatih kerja sama dan semangat bertanding.
Wasit memiliki peran penting dalam memimpin dan mengontrol jalannya pertandingan sesuai aturan. Salah satu contoh pelatih sukses dalam bola basket Indonesia adalah Raoul Miguel Hadinoto yang berhasil membawa tim Garuda Bandung meraih prestasi tinggi berkat kemampuan strategi dan kepemimpinannya.
Secara keseluruhan, bola basket bukan hanya soal kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga soal sportivitas, kerja sama tim, dan kecerdasan dalam menerapkan strategi untuk meraih kemenangan.